BREAKING

ACEH

Perkokoh Karakter dan Soliditas, Ratusan Penegak Dua Sekolah di Lhokseumawe Ikuti Latihan Gabungan

Pramuka SMAN 4 dan SMAN 5 Lhokseumawe berkolaborasi dalam WAPRA dan Latgab 2026 guna memperkuat karakter, kepemimpinan, dan persaudaraan antarpangkalan.

LHOKSEUMAWE – Semangat persaudaraan dan pembinaan mental generasi muda mewarnai kolaborasi kepanduan di Kota Lhokseumawe. Lebih dari seratus anggota Pramuka tingkat Penegak dari pangkalan SMAN 4 dan SMAN 5 Lhokseumawe berpadu dalam agenda kegiatan Wajib Pramuka dan Latihan Gabungan (WAPRA & LATGAB) yang dihelat selama dua hari di lingkungan SMAN 4 Lhokseumawe, pada 27 hingga 28 Agustus 2026.

Mengusung tema “Bersatu, Berkarakter, dan Berprestasi Melalui Gerakan Pramuka”, inisiatif ini dirancang sebagai wadah integratif untuk mempererat tali silaturahmi antarpangkalan sekaligus menggembleng kecakapan dasar kepemimpinan siswa.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) SMAN 4 Lhokseumawe, Kak Helmi Dedi Wartana, S.Pd., M.M. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai luhur Tri Satya dan Dasa Darma sebagai pedoman pembentukan karakter di era modern.

“Gerakan Pramuka merupakan kawah candradimuka terbaik dalam mencetak tunas bangsa yang berdisiplin tinggi, mandiri, dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat. Nilai dan keterampilan yang diserap sepanjang agenda WAPRA dan Latgab ini hendaknya tidak sekadar menjadi teori, melainkan diimplementasikan nyata dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkap Helmi di hadapan para peserta upacara pembukaan.

Asah Manajemen Organisasi hingga Keterampilan Bertahan Hidup

Selama agenda berlangsung, peserta dibekali materi komprehensif yang memadukan penguatan wawasan ruangan dan ketangkasan lapangan. Sesi tata kelola organisasi dan manajemen Gugus Depan (Gudep) dibawakan secara interaktif oleh Kak Kusnadi, S.Pd., guna menanamkan dasar-dasar kepemimpinan manajerial bagi para penegak.

Sementara pada sesi lapangan, peserta digembleng ketangkasan Peraturan Baris Berbaris (PBB) serta keterampilan bertahan hidup (basic survival skills) yang dipandu oleh Kak Lidan. Kelancaran dan kedisiplinan alur pelatihan dikawal secara terstruktur oleh tim koordinator teknis kegiatan, Kak Rauzatul bersama Kak Ali.

Suasana keakraban kian terasa saat memasuki simulasi permainan kepramukaan (scouting games). Aktivitas kolaboratif tersebut efektif mencairkan sekat antarsekolah, membangun komunikasi inklusif, serta menumbuhkan rasa saling percaya antarsesama anggota penegak.

Menyemai Bibit Pemimpin Masa Depan

Rangkaian agenda ditutup melalui apel penutupan resmi yang dirangkai dengan penyerahan sertifikat keikutsertaan kepada seluruh peserta yang telah menuntaskan modul pelatihan dengan baik.

Koordinator Pelaksana, Kak Ali, menyampaikan apresiasi atas antusiasme tinggi seluruh peserta serta dukungan penuh dari pangkalan mitra SMAN 5 Lhokseumawe.

“Alhamdulillah, seluruh tahapan kegiatan dapat terlaksana secara tertib, aman, dan sarat manfaat. Sinergi positif antarpangkalan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan guna terus melahirkan kader-kader muda yang tangguh, beretika, dan siap berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts