SEANTERONEWS.com – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, kembali menegaskan posisi Indonesia yang konsisten dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Hal ini disampaikan saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pembangunan Sosial Palestina, Dr. Samah Hamad, di sela-sela rangkaian pertemuan ASEAN Foreign Ministers’ Meeting (AMM) di Manila, Filipina, pada Minggu (26/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono menekankan bahwa dukungan terhadap Palestina bukan sekadar komitmen politik atau diplomasi di panggung internasional, melainkan sebuah amanah yang mengakar kuat dalam kebijakan luar negeri Indonesia. Ia juga menyoroti solidaritas luas masyarakat Indonesia yang terus mengalir untuk meringankan beban rakyat Palestina.
Bantuan Kemanusiaan dan Koordinasi
Menteri Pembangunan Sosial Palestina, Dr. Samah Hamad, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan kemanusiaan yang terus dikirimkan oleh pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat sipil Indonesia. Menurut Hamad, perhatian dari Indonesia memberikan dampak signifikan di tengah krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.
Namun, Hamad juga menekankan pentingnya efektivitas distribusi bantuan. Ia berharap ke depan seluruh bantuan dari Indonesia dapat dikoordinasikan secara lebih terpusat dengan Otoritas Palestina. Langkah ini dilakukan agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, sistematis, dan memberikan manfaat optimal bagi warga yang paling terdampak.
Dukungan Jangka Panjang: Rekonstruksi Gaza
Menanggapi kebutuhan jangka panjang, Menlu Sugiono memastikan bahwa komitmen Indonesia melampaui bantuan darurat. Pemerintah Indonesia kini tengah menyiapkan dukungan yang lebih komprehensif bagi Otoritas Palestina.
“Dukungan bagi penguatan kapasitas otoritas Palestina serta rekonstruksi Gaza menjadi prioritas Indonesia sebagai mitra Palestina. Kami ingin bantuan ini bersifat berkelanjutan, tidak berhenti pada bantuan kemanusiaan semata,” tegas Sugiono.
Selain itu, Menlu Sugiono menyatakan kesiapan Indonesia untuk terus memainkan peran strategis di forum-forum internasional. Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong pembukaan akses bantuan kemanusiaan yang hingga saat ini masih menghadapi hambatan logistik di lapangan.
Pertemuan bilateral ini menutup rangkaian komitmen Indonesia untuk terus berdiri bersama Palestina. Melalui jalur diplomasi, Indonesia terus menggalang dukungan global guna mewujudkan keadilan bagi rakyat Palestina, sekaligus mendukung penuh proses rekonstruksi demi kehidupan yang lebih baik di masa depan.[]










