JAKARTA – Aksi kepedulian sosial ditunjukkan oleh jajaran Yayasan Pengembangan Dhuafa Insan Mubarok (YPDBim) bersama sukarelawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kedua pihak bersinergi menyalurkan paket bantuan kemanusiaan bagi seorang balita yang tengah berjuang melawan gizi buruk di kawasan Kampung Basmol, Gang Kenangan, RT 05 RW 06, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Kamis (2/7/2026).
Balita tersebut diidentifikasi bernama Khanza Malika, berusia 1 tahun 7 bulan, putri dari pasangan Syaiful Subehi (47) dan Nurdiana Putri (27). Pihak keluarga menuturkan bahwa Khanza mengalami hambatan tumbuh kembang serta gangguan nutrisi sejak masih bayi, dengan berat badan saat ini berada di bawah 5,4 kilogram.
Kondisi kesehatannya kian memprihatinkan setelah didiagnosis positif mengidap penyakit tuberkulosis (TBC) berdasarkan hasil pemeriksaan uji Mantoux di puskesmas setempat. Hingga saat ini, Khanza dilaporkan belum sempat menjalani pengobatan medis secara rutin dan intensif.
Penyerahan Paket Sembako dan Alat Memasak
Melihat kondisi tersebut, YPDBim berinisiatif mengulurkan bantuan guna meringankan beban keluarga dan mendukung pemulihan gizi sang balita. Bantuan yang disalurkan berupa uang santunan tunai, paket bahan pangan pokok (sembako), serta peralatan memasak berupa kompor gas beserta tabung ukuran 3 kilogram.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Sekretaris YPDBim, Ari Susanti, kepada ibu kandung Khanza, Nurdiana Putri, di kediamannya. Prosesi serah terima bantuan ini turut disaksikan oleh perwakilan pengurus RT setempat serta para relawan dari PKS Jakarta Barat.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan asupan gizi Khanza sehingga kondisinya segera membaik dan kembali sehat,” harap Ari sebagaimana dikutip dari penjelasannya pada Jumat (3/7/2026).
Dorong Perhatian dan Pendampingan dari Pemprov DKI
Ari menambahkan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian kemanusiaan pihak yayasan terhadap keluarga yang sedang menghadapi himpitan ekonomi, sekaligus sebagai stimulus demi menunjang kecukupan gizi balita tersebut.
Ia juga menaruh harapan besar agar semakin banyak pihak yang terketuk untuk peduli, terutama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta beserta instansi kesehatan terkait.
Kehadiran dan pendampingan berkelanjutan dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar Khanza bisa segera mendapatkan penanganan medis yang optimal untuk memulihkan penyakit TBC yang dideritanya, memperoleh asupan nutrisi yang memadai, serta mendapatkan kesempatan tumbuh kembang dengan baik sesuai usianya.









