BREAKING

NASIONAL

Respons Lonjakan Kampanye Ilegal: Komdigi Jadwalkan Pertemuan Khusus dengan Manajemen Meta

Komdigi segera temui Meta menyusul lonjakan 128% spam promosi judi online di kolom komentar media sosial, termasuk di platform YouTube dan X.

SEANTERONEWS.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengagendakan pertemuan khusus dengan perwakilan manajemen Meta selaku perusahaan induk dari berbagai jejaring sosial besar. Langkah taktis ini ditempuh guna merespons maraknya fenomena komentar spam yang secara masif mempromosikan aktivitas judi online (judol) di ruang digital nasional.

Rencana pemanggilan tersebut dirumuskan setelah Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi mendeteksi adanya lonjakan aktivitas penyebaran promosi judi online hingga mencapai 128 persen dalam kurun waktu enam bulan terakhir.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menegaskan bahwa peningkatan koordinasi dengan pengelola platform asing menjadi prioritas utama pemerintah dalam memperketat pengawasan siber.

Komdigi juga melayangkan imbauan serupa kepada para penyedia layanan platform digital lainnya agar meningkatkan kepatuhan hukum di Indonesia.

“Kami menjadwalkan pertemuan dalam waktu dekat dengan pihak Meta untuk menindaklanjuti temuan spam promosi ini. Bagi pengelola platform digital lainnya, kami meminta agar sistem penyaringan terhadap konten judi online terus diperketat pada masing-masing layanan,” ujar Alexander di Kantor Komdigi, Jakarta, pada Senin (29/6/2026).

Berdasarkan pemantauan terpadu yang dilakukan oleh tim patroli siber Komdigi, paparan promosi judi online tersebut menyebar secara agresif di beberapa platform media sosial terpopuler. Sepanjang periode pemantauan berkala, rincian kasus pelataran iklan ilegal yang dideteksi meliputi:

Platform YouTube: Tercatat sebanyak 4.579 kasus temuan konten promosi.

Ekosistem Platform Meta: Terdeteksi sebanyak 4.549 kasus temuan promosi.

Platform X (dahulu Twitter): Tercatat sebanyak 622 temuan sebaran kasus.

Menurut Alexander, tingginya angka penemuan tersebut mengindikasikan bahwa para pelaku promosi judi online terus memodifikasi taktik mereka.

Salah satu modus operandi yang paling sering digunakan saat ini adalah menyisipkan tautan (link) promosi langsung di dalam kolom komentar unggahan populer agar terhindar dari penyaringan otomatis sekaligus menjangkau basis pengguna yang lebih luas.

Di sisi lain, Komdigi memberikan apresiasi atas peran aktif masyarakat yang konsisten mengirimkan aduan terkait temuan akun maupun komentar mencurigakan yang mengarah pada aktivitas judi online. Partisipasi publik dinilai sebagai instrumen vital dalam mempercepat proses pemblokiran akses (takedown) oleh satgas siber.

“Kami menyampaikan terima kasih atas laporan yang terus masuk dari warga. Kami mengimbau agar pelaporan terus dilakukan mengingat para pelaku di balik kampanye hitam ini selalu menggunakan cara-cara baru yang dinamis,” kata Alexander.

Komdigi juga memberikan peringatan keras kepada pengguna internet agar tidak sekali-kali berinteraksi dengan unggahan promosi judi online, sekalipun interaksi tersebut berupa komentar kritikan atau kecaman.

Secara teknis algoritma media sosial, segala bentuk interaksi aktif baik berupa pemberian komentar, menyukai (like), maupun membagikan ulang (share) tautan justru akan dibaca oleh sistem sebagai peningkatan keterlibatan (engagement).

Hal ini secara otomatis akan memperluas jangkauan sebaran konten promosi ilegal tersebut kepada pengguna lain. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk bersikap acuh dan langsung mengirimkan laporan aduan resmi ke saluran layanan pengaduan Komdigi jika menemukan indikasi akun atau komentar promosi judi online.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts