BREAKING

ACEH

Cegah Banjir, Babinsa Pidie Ajak Warga Bersihkan Drainase

Babinsa Koramil 26/Grong-Grong, Serda Efendi, memimpin aksi gotong royong bersihkan drainase di Desa Sentosa, Pidie. Upaya nyata cegah banjir dan penyakit.

PIDIE – Menghadapi potensi cuaca ekstrem dan guna meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan, aparat teritorial di Kabupaten Pidie terus memperkuat sinergi dengan masyarakat. Hal ini dibuktikan oleh Babinsa Koramil 26/Grong-Grong Kodim 0102/Pidie, Serda Efendi, yang memelopori aksi gotong royong di Desa Sentosa, Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut memfokuskan pada normalisasi saluran drainase yang mulai tersumbat endapan tanah dan sampah, serta pembersihan rumput liar yang menutupi bahu jalan desa.

Upaya Preventif Menghadapi Musim Hujan

Serda Efendi menjelaskan bahwa pembersihan parit merupakan langkah krusial untuk memastikan aliran air tetap lancar. Endapan yang dibiarkan menumpuk berisiko memicu genangan air saat intensitas hujan tinggi, yang pada akhirnya dapat menjadi sarang nyamuk dan sumber penyakit.

“Selain menjaga keasrian desa, fokus utama kita adalah memastikan sistem drainase berfungsi optimal. Lingkungan yang bersih adalah modal utama untuk hidup sehat,” ujar Serda Efendi di sela-sela kegiatannya.

Ia juga menambahkan bahwa aksi nyata ini merupakan bagian dari Pembinaan Teritorial (Binter) guna memupuk rasa kepedulian antar sesama. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat harus mampu memberikan dampak positif dan menjadi solusi bagi persoalan lingkungan.

Aksi peduli lingkungan ini disambut hangat oleh penduduk setempat. Berbekal peralatan manual seperti cangkul, sabit, dan sekop, warga Desa Sentosa bahu-membahu menyingkirkan semak belukar yang mengganggu akses jalan dan menghambat saluran air.

Salah seorang tokoh warga mengungkapkan bahwa kehadiran Babinsa memberikan motivasi tambahan bagi masyarakat untuk menjaga fasilitas umum. “Kehadiran Bapak Babinsa sangat menginspirasi kami. Dengan bekerja bersama, pekerjaan yang berat terasa lebih ringan dan desa kami menjadi jauh lebih rapi,” tuturnya.

Kekuatan dalam Persatuan

Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan sejalan dengan prinsip kerakyatan yang dijunjung tinggi di wilayah tersebut.

Warga setempat meyakini sebuah filosofi bahwa kekuatan sejati terletak pada persatuan. Sebagaimana motto yang mereka pegang: “Satu tangan tidak bisa bertepuk, namun banyak tangan mampu mengangkat gunung.” Pesan mendalam ini menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci utama dalam membangun desa yang lebih baik dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan rutin seperti ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga sanitasi lingkungan dapat terus tumbuh secara konsisten demi kenyamanan hidup bersama.[]


Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts