BREAKING

ACEH

BNNK Pidie & Pramuka Bersinergi Bentuk SAKA Anti Narkoba

BNNK Pidie resmi jalin kerja sama dengan Kwarcab Pramuka Pidie melalui pembentukan SAKA Anti Narkoba untuk memperkuat P4GN di kalangan generasi muda.

PIDIE – Langkah taktis dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman barang haram terus diperkuat di Kabupaten Pidie. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pidie melalui Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pidie, Rabu (20/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat di DEHA Coffee tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penguatan program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Plt. Kepala BNNK Pidie, Muhammad Nur, SKM., M.K.M., melalui tim P2M menegaskan bahwa Pramuka memiliki struktur organisasi yang solid hingga ke akar rumput. Hal inilah yang menjadikan Gerakan Pramuka mitra ideal dalam menyebarkan edukasi bahaya narkoba secara masif.

“Kerja sama ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen nyata dalam membangun ketahanan keluarga dan lingkungan. Kita ingin para anggota Pramuka menjadi agen perubahan yang membentengi rekan sebaya mereka dari pengaruh narkotika,” ujar perwakilan Tim P2M BNNK Pidie.

Pembentukan SAKA Anti Narkoba Kabupaten Pidie

Poin krusial dalam kesepakatan ini adalah inisiasi pembentukan Satuan Karya Pramuka (SAKA) Anti Narkoba. Wadah ini dirancang khusus untuk membekali anggota Pramuka dengan pengetahuan mendalam, keterampilan khusus, serta pengalaman lapangan dalam mengampanyekan gaya hidup sehat tanpa narkoba.

Setdakab Pidie sekaligus Ketua Kwarcab Pramuka Pidie, Drs. Samsul Azhar, menyambut antusias langkah tersebut. Menurutnya, anggota Pramuka memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi pelopor di tengah masyarakat.

“SAKA Anti Narkoba akan menjadi laboratorium bagi pemuda Pidie untuk mengabdi secara nyata. Kami ingin mencetak kader yang tidak hanya berkarakter disiplin, tetapi juga tangguh melawan penetrasi peredaran gelap narkotika yang kini kian mengkhawatirkan,” tegas Samsul Azhar dalam sambutannya.

Berdasarkan data di lapangan, kelompok remaja dan pelajar sering kali menjadi target utama pengedar narkoba. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor antara lembaga negara seperti BNN dan organisasi kepemudaan menjadi kunci keberhasilan program nasional P4GN.

Melalui kerja sama ini, ke depannya akan dilakukan serangkaian kegiatan rutin mulai dari sosialisasi kreatif, pembinaan kader anti-narkoba, hingga penyebaran informasi edukatif di lingkungan sekolah dan keluarga.[]

author avatar
Saumi R News Tv

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts