Setelah melalui serangkaian uji coba tertutup dengan kelompok pengguna terbatas, X resmi merilis aplikasi pesan instan mandiri, XChat, di Apple App Store. Kini, seluruh pengguna iPhone dapat mengunduh aplikasi tersebut dan masuk menggunakan kredensial akun X (sebelumnya Twitter) mereka.
Peluncuran ini menandai langkah strategis X dalam memperkuat platform komunikasinya dengan mengedepankan aspek privasi dan keamanan pengguna. Dalam deskripsinya di App Store, XChat mempromosikan lingkungan percakapan yang fokus, tanpa iklan, tanpa pelacakan, dan sepenuhnya menggunakan enkripsi end-to-end.
XChat dirancang sebagai ruang komunikasi yang lebih tertutup dibandingkan fitur pesan langsung (Direct Message) pada aplikasi utama X. Pengguna dibekali dengan berbagai fitur kontrol yang ketat, antara lain:
Enkripsi End-to-End: Menjamin keamanan pesan agar tidak dapat diakses oleh pihak ketiga.
Kontrol Pesan: Pengguna dapat mengedit atau menghapus pesan yang telah dikirim.
Privasi Ekstra: Fitur untuk memblokir tangkapan layar (screenshot) dan opsi pesan yang hilang otomatis (disappearing messages).
Berbagi File: Mendukung pengiriman file berukuran besar secara aman.
Salah satu pembaruan signifikan yang dibawa oleh XChat adalah fitur grup obrolan dengan kapasitas hingga 350 anggota yang dapat diakses melalui tautan undangan. Fitur ini sengaja dihadirkan untuk menggantikan X Communities yang akan dihentikan operasionalnya pada 6 Mei mendatang.
Nikita Bier, Kepala Produk X, menyatakan bahwa penghentian fitur Communities dilakukan karena tingkat penggunaan yang terus menurun. Meskipun batas grup saat ini ditetapkan sebanyak 350 anggota, pihak perusahaan berencana untuk meningkatkan kapasitas tersebut di masa mendatang.
Sebelum peluncuran resmi ini, X telah melakukan uji coba beta melalui platform TestFlight. Awalnya, aplikasi ini hanya diuji oleh 1.000 pengguna, namun karena tingginya antusiasme, kapasitas pengujian diperluas hingga 5.000 pengguna untuk mendapatkan umpan balik awal.
Pengembangan XChat sendiri tidak lepas dari visi Elon Musk mengenai sistem komunikasi yang aman. Musk sebelumnya sempat melontarkan klaim bahwa sistem enkripsi X Chat lebih aman dibandingkan platform pesan instan lainnya seperti WhatsApp atau Signal.
Bagi pengguna yang telah mencoba antarmuka aplikasi, desain XChat terlihat mengadopsi elemen visual dari platform X dan Grok. Meskipun saat ini baru tersedia untuk perangkat iOS, X diperkirakan akan segera merilis versi Android dalam waktu dekat.
Peluncuran ini menegaskan posisi X dalam memperketat persaingan di ranah aplikasi pesan instan yang mengutamakan keamanan sebagai nilai jual utamanya.[]










