TEKNOLOGI

SusHi Tech Tokyo 2026: Masa Depan Teknologi Global

SusHi Tech Tokyo 2026 hadir dengan fokus tajam pada AI, robotika, ketahanan kota, dan hiburan. Simak inovasi global dan partisipasi startup di sini.

SEANTERONEWS.com – Kebanyakan konferensi teknologi sering kali terjebak dalam tema yang samar dan terlalu luas. Namun, SusHi Tech Tokyo 2026 hadir dengan pendekatan berbeda. Ajang ini menghadirkan empat domain teknologi yang didefinisikan secara ketat, lengkap dengan demonstrasi langsung, area pameran khusus, dan sesi diskusi bersama para inovator serta investor global.

Berita menggembirakan juga datang dari sektor startup. TechCrunch resmi menjadi mitra media resmi dalam acara ini. Melalui program Startup Battlefield, tim TechCrunch akan turun langsung ke lapangan untuk menyeleksi satu semifinalis menonjol dari SusHi Tech Challenge untuk melaju ke ajang bergengsi TechCrunch Disrupt Startup Battlefield 200.

Berikut adalah empat pilar utama yang menjadi pusat perhatian di SusHi Tech Tokyo 2026:

1. Artificial Intelligence (AI): Melampaui Hype

Alih-alih sekadar membahas tren, sesi AI di sini membedah infrastruktur nyata. Menampilkan tokoh industri seperti Howard Wright (Nvidia), Rob Chu (AWS), dan Eric Benhamou (Benhamou Global Ventures), diskusi berfokus pada implementasi AI dalam skala industri dan mitigasi risikonya. Selain pameran startup universitas, acara ini juga diramaikan oleh AI Film Festival Japan yang mengeksplorasi bagaimana AI mengubah lanskap budaya secara real-time.

2. Robotika: Era Physical AI

Robot di SusHi Tech tidak hanya terpajang di balik kaca; mereka berinteraksi langsung dengan pengunjung. Di panggung utama, raksasa industri seperti Nissan dan Isuzu bersama Applied Intuition membahas bagaimana kendaraan berbasis perangkat lunak (software-defined vehicles) mengubah moda transportasi. Physical AI bukan lagi masa depan, melainkan realitas yang terjadi hari ini di Tokyo.

3. Ketahanan (Resilience): Membangun Kota Masa Depan

Menyadari ancaman perubahan iklim, sesi ini menghadirkan Eva Chen (Trend Micro) dan NEC untuk membahas pertahanan siber serta iklim. Pengunjung dapat merasakan langsung simulasi bencana melalui VR dan melakukan kunjungan lapangan ke infrastruktur pengendali banjir bawah tanah Tokyo. Sesi ini mempertemukan investor climate tech global untuk mendiskusikan ke mana arah pendanaan keberlanjutan dunia.

4. Hiburan: Sinergi Budaya dan AI

Tokyo ingin mengukuhkan posisinya sebagai “Hollywood” bagi industri animasi. CEO dari studio ternama seperti Production I.G, MAPPA, dan CoMix Wave Films berbagi pandangan tentang masa depan IP Jepang. Di area pameran, startup memamerkan teknologi AI untuk penerjemahan manga global, pembuatan musik berbasis teks, hingga menghidupkan IP Jepang menjadi anime yang bisa dinikmati dunia.

Menembus Batas: Hadir Secara Virtual

Bagi peserta yang tidak bisa hadir langsung ke Tokyo, SusHi Tech menawarkan pengalaman imersif. Panitia menyediakan perangkat khusus yang memungkinkan avatar peserta “berjalan” di lokasi pameran, sehingga peserta jarak jauh tetap bisa berinteraksi secara face-to-face dengan peserta dan eksibitor. Alternatifnya, pemegang tiket tetap bisa mengikuti seluruh sesi melalui streaming daring.

G-NETS: Pertemuan Pemimpin Kota Dunia

Bersamaan dengan konferensi ini, Pemerintah Metropolitan Tokyo juga menjadi tuan rumah bagi pemimpin dari 55 kota di lima benua dalam pertemuan G-NETS (Global City Network for Sustainability).

Sejak 2022, G-NETS menjadi forum kolaborasi kota-kota dunia dalam memecahkan tantangan umum. Tahun ini, fokus utamanya adalah “A New Urban Future Built on Climate and Disaster Resilience” atau masa depan perkotaan yang dibangun di atas ketahanan terhadap iklim dan bencana. Bagi masyarakat umum yang ingin memantau diskusi ini, pertemuan tersebut dapat disaksikan secara langsung maupun siaran ulang melalui kanal YouTube resmi.

SusHi Tech Tokyo 2026 bukan sekadar pameran teknologi, melainkan laboratorium masa depan di mana infrastruktur, kebijakan kota, dan kreativitas bertemu untuk menjawab tantangan global.

image_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts