TEKNOLOGI

Siap Saingi Signal? Mastodon Akan Hadirkan Fitur Pesan Terenkripsi E2EE

Mastodon umumkan rencana adopsi enkripsi end-to-end (E2EE) untuk pesan pribadi. Privasi pengguna bakal lebih aman dari intipan pihak ketiga!

Kabar gembira bagi pengguna media sosial desentralisasi Mastodon. Platform yang kini menjadi alternatif utama bagi komunitas open-source ini baru saja mengumumkan rencana besar untuk mengadopsi enkripsi end-to-end (E2EE) pada fitur pesan pribadi mereka.

Langkah ambisius ini didukung penuh oleh suntikan dana sebesar €614.000 atau sekitar Rp10,5 miliar dari Sovereign Tech Fund, sebuah inisiatif pemerintah Jerman yang berfokus pada pengembangan perangkat lunak open-source.

Apa Itu Enkripsi E2EE di Mastodon?

Enkripsi end-to-end memastikan bahwa hanya pengirim dan penerima pesan yang dapat membaca konten komunikasi. Dengan sistem ini, data pengguna akan terlindungi sepenuhnya dari pihak ketiga, termasuk penyedia server Mastodon itu sendiri.

Teknologi ini sejatinya sudah lazim digunakan oleh aplikasi perpesanan populer seperti WhatsApp, Signal, dan iMessage. Kehadiran E2EE di Mastodon diprediksi akan menjadi standar baru privasi di ekosistem “Fediverse”.

Kolaborasi Besar di Balik Layar

Mastodon tidak bekerja sendirian. Mereka berkoordinasi erat dengan Social Web Foundation untuk mengembangkan standar enkripsi bagi protokol ActivityPub. Protokol ini merupakan tulang punggung jejaring sosial terbuka, yang bahkan digunakan oleh platform besar seperti Threads milik Meta.

Juru bicara Mastodon menyebutkan bahwa saat ini pengembangan masih dalam tahap awal. “Jika pengujian interoperabilitas berhasil dan teknologinya memenuhi kebutuhan moderasi, fitur ini akan diimplementasikan pada mastodon.social dan server lainnya,” ujar pihak Mastodon kepada media.

Penantian Panjang hingga 2027

Meski teknologinya menjanjikan, pengguna harus bersabar. Mastodon mengonfirmasi bahwa fitur E2EE baru akan diluncurkan sepenuhnya pada tahun 2027.

Saat ini, Mastodon memang belum memiliki fitur pesan langsung konvensional. Mereka hanya menyediakan fungsi “privately mention” yang sering kali membingungkan pengguna karena fungsinya yang tidak sesederhana aplikasi chatting biasa.

Namun, tantangan tersendiri menanti pengembang. Enkripsi penuh sering kali berbenturan dengan moderasi konten. Tanpa akses ke isi pesan, penyedia server akan kesulitan mendeteksi konten ilegal atau pelanggaran aturan lainnya. Mastodon berjanji akan mencari solusi terbaik untuk menyeimbangkan privasi pengguna dengan keamanan komunitas.

Dengan adanya fitur enkripsi ini, Mastodon berharap dapat meningkatkan daya tarik bagi pengguna yang sangat memprioritaskan keamanan privasi di tengah kekhawatiran mengenai pengawasan korporasi dan pemerintah.[]

image_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts