Perhelatan industri mode tahunan, Ramadan Runway 2026, resmi berakhir pada Minggu (29/3/2026). Meskipun situasi geopolitik global tengah memberikan tekanan pada daya beli masyarakat, ajang kolaborasi antara Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) DKI Jakarta dan Kota Kasablanka ini tetap berhasil mencatatkan pencapaian impresif dengan raihan omzet mencapai Rp7,9 miliar.
Angka tersebut menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan tahun lalu, namun Ketua APPMI DKI Jakarta, Dana Duriyatna, menilai hasil ini tetap menjadi sinyal positif. Di tengah sikap masyarakat yang lebih berhati-hati dalam berbelanja kebutuhan Idulfitri, industri kreatif khususnya sektor fashion terbukti masih memiliki daya lenting yang kuat.
“Penurunan omzet yang tidak terlalu jauh dari tahun lalu menandakan industri kreatif kita masih menggeliat. Kami optimis sektor ini akan terus memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional,” ujar Dana dalam sambutannya di penutupan acara.
Tribute to Legends: Menghidupkan Legacy di Atas Catwalk
Momen paling emosional dalam Closing Ceremony tahun ini adalah peragaan busana bertajuk Tribute to Legends. Sesi ini didedikasikan untuk mengenang karya-karya abadi para desainer legendaris Indonesia yang telah berpulang, namun warisannya tetap menjadi fondasi bagi ekosistem mode Tanah Air.
Beberapa nama besar yang karyanya kembali ditampilkan antara lain:
- Ramli & Marga Alam: Koleksi bordir halus dan kebaya ikonik (dipinjam dari koleksi pribadi Mien R. Uno).
- Sikie Purnomo: Busana mewah bin elegan (dipinjam dari koleksi Vina Panduwinata).
- Hengki Kawilarang: Desainer bertangan dingin di balik gaun glamor para diva Indonesia.
- Anne Rufaidah: Pionir busana muslimah modis di Indonesia.
- Raizal Rais: Sosok di balik pelestarian Batik Tanah Liek (Minang).
Dana mengakui bahwa mengumpulkan koleksi para maestro ini bukanlah perkara mudah. Pihak penyelenggara harus melakukan kurasi ketat dan meminjam koleksi pribadi dari tokoh-tokoh ternama guna memastikan karya asli sang desainer tetap bisa dinikmati oleh generasi muda.
Lebih dari Sekadar Pameran Busana
Ramadan Runway ke-14 yang berlangsung sejak 5 Maret ini diikuti oleh lebih dari 70 eksibitor. Tak hanya fashion show, penyelenggara juga menyuguhkan beragam pengalaman inklusif, mulai dari workshop desain, kompetisi icon, aksi penggalangan dana (fundraising), hingga sesi sharing bersama Ustaz Syakir Daulay.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan sederet musisi ternama seperti Fabio Asher, Nabila Taqiyyah, Terry Shahab, hingga Ihsan Tarore.
Menatap Masa Depan Fashion Muslim
Dengan berakhirnya Ramadan Runway 2026, APPMI DKI Jakarta berharap ajang ini tetap menjadi “lonceng pengingat” bahwa Indonesia memiliki identitas mode yang unik dan kuat di kancah global. Keberhasilan meraup hampir Rp8 miliar di tengah lesunya ekonomi global menjadi bukti bahwa kecintaan masyarakat terhadap produk lokal tetap tinggi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat modest fashion dunia.[]









