BREAKING

LIFESTYLE

Vitamin D, Sahabat Sehat Lansia: Cegah Pikun hingga Kuatkan Tulang

Seiring bertambahnya usia, tubuh manusia semakin rentan terhadap berbagai penyakit kronis. Salah satu nutrisi yang kini mendapat perhatian besar dari para pakar kesehatan adalah vitamin D, yang diyakini punya peran penting dalam menjaga kesehatan lansia.

Menurut laporan Thaqafnafsak edisi Juli 2025, vitamin D tidak hanya berfungsi untuk memperkuat tulang, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan otak, jantung, hingga sistem imun. Kekurangan vitamin D pada orang lanjut usia disebut dapat memicu masalah serius mulai dari osteoporosis, depresi, hingga meningkatkan risiko demensia.

Cegah Pikun dan Depresi

Penelitian yang dikutip dalam laporan tersebut mengungkap bahwa asupan vitamin D yang cukup bisa menurunkan risiko Alzheimer dan demensia. Selain itu, vitamin D juga berperan dalam mengurangi gejala depresi yang kerap dialami lansia. Dengan kata lain, vitamin D bukan sekadar nutrisi biasa, melainkan benteng kesehatan mental di usia senja.

Perkuat Tulang dan Jantung

Vitamin D sudah lama dikenal sebagai “penjaga tulang” karena mampu membantu penyerapan kalsium. Namun, manfaatnya ternyata lebih luas: vitamin ini juga berhubungan dengan kesehatan jantung serta mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Lansia dengan kadar vitamin D cukup dinilai lebih terlindungi dari risiko serangan jantung maupun stroke.

Peran Penting untuk Imunitas

Laporan itu juga menyoroti kaitan vitamin D dengan sistem kekebalan tubuh. Asupan vitamin D yang memadai bisa memperkuat pertahanan tubuh terhadap infeksi dan memperlambat proses penuaan. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan vitamin D membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan kanker tertentu.

Riset Masih Berlanjut

Meski banyak manfaat yang menjanjikan, para pakar mengingatkan bahwa penelitian terkait vitamin D masih terus berjalan. Dosis optimal bagi lansia belum sepenuhnya disepakati, sehingga penggunaan suplemen vitamin D sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter agar sesuai kebutuhan individu.

Kesimpulan

Vitamin D kini tak lagi dianggap nutrisi pelengkap, melainkan salah satu kunci untuk menjaga kualitas hidup di usia senja. Mulai dari sinar matahari pagi, konsumsi ikan berlemak, hingga suplemen bisa menjadi sumber vitamin D bagi lansia. Dengan menjaga kecukupannya, diharapkan para orang tua bisa menikmati masa tua yang lebih sehat, bugar, dan bahagia.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts