BREAKING

LIFESTYLE

Blooming Ramadan: Pesona Mode Muslim di Kota Kasablanka

Ramadan Runway 2026 resmi digelar di Kota Kasablanka. Menampilkan 60 desainer APPMI dengan tema Blooming Ramadan. Simak tren hijab & fashion Lebaran di sini.

Menyambut bulan suci dengan semangat keindahan dan pertumbuhan spiritual, gelaran tahunan Ramadan Runway 2026 resmi dibuka di Grand Atrium, Kota Kasablanka, Jumat (6/3/2026). Kolaborasi strategis antara Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jakarta dan Kota Kasablanka ini mengusung tema puitis “Blooming Ramadan“.

Visual bunga yang bermekaran tidak hanya mendominasi panggung utama, tetapi juga menyelimuti area pameran, menciptakan suasana festive yang kental dengan pesan perdamaian dan keindahan di tengah dinamika ekonomi global.

Menelusuri Akar Modest Fashion Nusantara

Ketua APPMI Jakarta, Dana Duriyatna, menjelaskan bahwa tema tahun ini mencerminkan fase bulan suci sebagai waktu di mana spiritualitas umat “mekar” layaknya musim bunga. “Ramadan Runway hadir untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui pendekatan eksploratif dan promosi berkelanjutan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum APPMI, Poppy Dharsono, menekankan bahwa modest fashion telah menjadi fokus utama asosiasi selama 32 tahun. Perpaduan antara busana muslim dan kearifan lokal Nusantara menjadi kekuatan utama atau unique selling point Indonesia di pasar mode dunia.

“Sudah semestinya modest fashion menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Karakteristik unik kita adalah perpaduan tradisi dan modernitas yang sulit ditemukan di tempat lain,” tegas Poppy Dharsono.

Kolaborasi 60 Desainer dan Penampilan Spesial

Berlangsung mulai 5 hingga 29 Maret 2026, ajang ini menggandeng lebih dari 60 desainer ternama serta 80 tenant lokal. Nama-nama besar seperti Musa Widyatmodjo, Jeny Tjahyawati, Malik Moestaram, hingga Leny Rafael turut memamerkan koleksi eksklusif mereka yang diprediksi akan menjadi tren Hari Raya tahun ini.

General Manager Kota Kasablanka, Agung Gunawan, menyatakan bahwa pada edisi ke-14 ini, rangkaian acara dikemas lebih inspiratif. Selain peragaan busana, pengunjung dapat menikmati:

Workshop Interaktif: Hijab styling, tips make up hari raya, dan strategi mix & match baju Lebaran.

Sesi Spiritual: Mindfulness session bersama Ustad Syakir Daulay.

Kompetisi & Edukasi: Model search dan Evofabric Competition hasil kerja sama dengan SFA.

Pengalaman Belanja: Midnight sale dan live sale perdana yang dipandu oleh host Dev Curl.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran deretan musisi papan atas yang tampil bergantian, mulai dari Nabila Taqiyyah, Fabio Asher, Maria Calista, hingga Ihsan Tarore.

Di tengah ketidakpastian geopolitik yang membayangi ekonomi global, Ramadan Runway 2026 mengirimkan sinyal optimisme. Penyelenggaraan selama 25 hari penuh ini diharapkan tidak hanya mendongkrak omzet pelaku UMKM mode, tetapi juga menjadi ruang apresiasi bagi kreativitas desainer Indonesia untuk terus bertumbuh dan memberi inspirasi bagi masyarakat luas.

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts