TEKNOLOGI

CP+ 2026 Yokohama: Surga Lensa Baru Nikon hingga Sigma

Pameran fotografi terbesar dunia, CP+ 2026, resmi dibuka di Jepang. Nikon, Sigma, dan Tamron pamerkan lensa tercanggih. Simak detail produk barunya di sini!

Banda Aceh – Ajang pameran fotografi dan pencitraan paling bergengsi di dunia, CP+ (Camera and Photo Imaging Show), resmi membuka pintunya bagi para pengunjung di Yokohama, Jepang. Berlangsung hingga 1 Maret 2026, pameran tahunan ini kembali menegaskan posisinya sebagai kiblat utama bagi fotografer profesional dan pehobi untuk menjajal perangkat terbaru sebelum dilepas ke pasar global.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang kerap didominasi oleh bodi kamera baru, CP+ tahun ini menjadi panggung unjuk gigi bagi teknologi optik. Jajaran lensa terbaru dari raksasa industri seperti Nikon, Sigma, dan Tamron menjadi magnet utama yang mencuri perhatian.

Sigma Menjadi Bintang Utama dengan Lensa Performa Tinggi

Sigma mendominasi lantai pameran dengan memperkenalkan tiga lensa prime baru dan satu lensa sinema. Produk yang paling dinanti adalah 35mm F1.4 DG II Art dan 15mm F1.4 DC Contemporary untuk kamera mirrorless APS-C, yang dijadwalkan meluncur pada musim semi tahun ini.

Selain itu, Sigma juga memberikan bocoran mengenai 85mm F1.2 DG Art yang masih dalam tahap pengembangan dan diperkirakan akan mulai dikirimkan pada September mendatang. Bagi sineas, hadirnya lensa AF 28-105mm T3 FF menjadi solusi all-in-one yang sangat fleksibel untuk kebutuhan produksi video profesional.

Nikon Pangkas Bobot Lensa “Workhorse” Favorit Pro

Nikon membawa pembaruan signifikan melalui Nikkor Z 70-200mm F2.8 VR S II. Sebagai lensa andalan para jurnalis dan fotografer olahraga, versi terbaru ini mengalami evolusi besar:

Lebih Ringan: Bobotnya menyusut drastis menjadi hanya 2,2 pon (sekitar 1 kg) dari versi sebelumnya yang mencapai 3 pon.

Fokus Lebih Cepat: Dibekali motor fokus terbaru yang lebih responsif.

Formula Optik Baru: Pengurangan elemen optik tanpa mengorbankan kualitas gambar, membuat keseimbangan lensa pada bodi kamera menjadi jauh lebih baik.

Tamron dan Strategi Lensa “Niche” yang Unik

Tamron terus berinovasi dengan rentang vokal yang tidak biasa melalui 35-100mm F2.8 Di III VXD. Lensa ini memiliki ukuran fisik yang ringkas, mirip dengan lensa populer 28-75mm milik mereka. Meski bersaing dengan formula 24-105mm F4 yang lebih umum, bukaan konstan F2.8 pada lensa ini menjadi nilai jual utama, khususnya bagi fotografer potret yang menginginkan bokeh lembut dalam paket yang ringan.

Cosina Voigtlander dan Sentuhan Retro

Bagi penggemar estetika klasik, Cosina memamerkan prototipe Nokton Classic 35mm F1.4 untuk dudukan Canon RF dan Nikon Z. Lensa fokus manual ini tampil menonjol dengan desain cincin fokus scalloped dan diamond knurled yang memberikan kesan retro namun mewah. Tak hanya itu, lini high-end Zeiss Otus ML juga diperluas dengan kehadiran varian 35mm F1.4 khusus untuk pengguna Sony.

image_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts