BANDA ACEH – Kabar gembira menyelimuti masyarakat Aceh, khususnya para pencinta ilmu dan santri. Ulama kharismatik asal Rembang, K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, dipastikan akan mengisi pengajian umum untuk pertama kalinya (perdana) di masjid kebanggaan rakyat Aceh, Masjid Raya Baiturrahman (MRB).
Kehadiran Gus Baha ini menjadi momen bersejarah yang sangat dinantikan, mengingat selama ini beliau jarang mengisi kajian terbuka di wilayah ujung barat Indonesia tersebut.
Antusiasme Tinggi Warga “Serambi Mekkah”
Pengumuman mengenai kehadiran Rais Syuriyah PBNU ini langsung memicu antusiasme luar biasa di kalangan masyarakat.
Gaya penyampaian Gus Baha yang santai, logis, dan mendalam dalam mengupas kitab kuning (turats) maupun tafsir Al-Qur’an menjadikan beliau sosok yang sangat dicintai berbagai lapisan masyarakat.
Pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Masjid Raya Baiturrahman dilaporkan tengah melakukan persiapan matang guna menyambut ribuan jemaah yang diprediksi akan memadati halaman hingga area dalam masjid.
Panitia penyelenggara rencananya akan menyediakan layar lebar (videotron) tambahan di pekarangan masjid untuk mengantisipasi jemaah yang tidak tertampung di ruang utama.
Jadwal dan Agenda Kajian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kajian ini dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat dengan agenda utama:
Mengupas tema keislaman yang relevan dengan kondisi umat saat ini, dibawakan dengan ciri khas Gus Baha yang penuh hikmah dan guyonan cerdas.
Momen ini juga menjadi ajang pertemuan antara Gus Baha dengan para ulama dayah dan tokoh agama di Aceh.
Imbauan bagi Jemaah
Mengingat tingginya animo masyarakat yang ingin menyaksikan langsung ulama ahli tafsir tersebut, panitia mengimbau agar jemaah:
Hadir Lebih Awal: Disarankan datang sebelum waktu shalat berjamaah untuk mendapatkan tempat yang kondusif.
Menjaga Ketertiban: Mematuhi arahan petugas keamanan masjid dan menjaga kebersihan lingkungan Masjid Raya Baiturrahman yang merupakan situs wisata religi ikonik.
Membawa Alas Duduk: Mengantisipasi membludaknya jemaah hingga ke pelataran marmer masjid.
“Kehadiran Gus Baha di Masjid Raya Baiturrahman adalah oase bagi kami. Ini adalah kesempatan langka untuk menimba ilmu langsung dari beliau di tanah Aceh,” ungkap salah seorang warga Banda Aceh yang antusias menyambut kabar tersebut.[]









