BREAKING

ACEH

Malam Pergantian Tahun Baru di Banda Aceh Tanpa Perayaan

Banda Aceh – Pergantian tahun baru 2026 masehi di Kota Banda Aceh berlangsung tanpa perayaan dan pesta kembang api. Hal ini sesuai dengan seruan Forkopimda Banda Aceh yang melarang perayaan pergantian tahun baru.

Amatan Line1.News, di Simpang Lima, Banda Aceh pukul 00.00 waktu Aceh, suasana lalu lintas ramai lancar. Sejumlah personel kepolisan, Dinas Perhubungan, terlihat mengatur arus lalu lintas agar tidak mengalami kemacetan.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, Wakil Wali Kota Afdhal Kalilullah, Wakil Ketua DPRK Daniel Abdul Wahab bersama Forkopimda ikut memantau dan mengawal peralihan tahun di ibu kota provinsi itu.

“Alhamdulillah momentum pergantian tahun baru ini, memang di daerah kita tidak ada perayaan. Apalagi wilayah kita baru saja diterpa bencana. Di Banda Aceh sendiri, sudah sangat lama tidak ada perayaan pergantian tahun,” kata Illiza, Kamis, 1 Januari 2026.

Illiza mengatakan, tidak ada pesta pergantian malam tahun baru masehi di ibu kota Aceh, karena tindakan itu melanggar adat istiadat dan syariat Islam yang berlaku di Banda Aceh.

“Kondisi ini juga diperparah dengan bencana yang melanda Indonesia, khususnya Aceh, yang termasuk terdampak cukup parah,” jelas Illiza.

Menurut Illiza, masyarakat kota telah menjalankan imbauan Forkopimda terkait larangan melakukan perayaan malam pergantian tahun Masehi 2026.

Apalagi, kata Illiza, Aceh masih berduka karena kondisi bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menelan banyak korban jiwa.

Oleh sebab itu, Illiza mengajak warga kota untuk melakukan muhasabah dan ikut mendoakan masyarakat yang terdampak bencana di Tanah Rencong.

“Semoga Allah memberikan jalan keluar terbaik, mempercepat proses pemulihan, dan tidak lagi terjadi bencana, sehingga kita bisa kembali hidup sebagaimana biasanya,” kata Illiza.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts