BREAKING

INTERNASIONAL

Krisis Ekonomi Mencekik, Gelombang Protes Besar Meluas ke Seluruh Iran

SEANTERONEWS.com – Menjelang pergantian tahun, Iran kembali dilanda gelombang aksi protes yang semakin meluas dan tak terkendali. Laporan terbaru dari Al Jazeera pada Rabu (31/12/2025) mengungkapkan bahwa demonstrasi massa kini menyebar ke berbagai provinsi, dipicu oleh rasa frustrasi yang mendalam atas tekanan ekonomi ekstrem yang membebani rakyat.

Apa yang awalnya bermula sebagai keluhan atas lonjakan harga kebutuhan pokok, kini bertransformasi menjadi gerakan protes yang lebih luas terhadap kebijakan pemerintah.

Kondisi ekonomi Iran mencapai titik kritis pada akhir tahun 2025, yang mengakibatkan:

Harga bahan makanan pokok dilaporkan melonjak hingga dua kali lipat dalam hitungan bulan, membuat banyak warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

Nilai Rial terus merosot terhadap mata uang asing, menghancurkan daya beli masyarakat kelas menengah dan bawah.

Kurangnya lapangan kerja bagi generasi muda menambah bahan bakar pada api kemarahan publik.

DPara analis mencatat bahwa meskipun ekonomi menjadi pemicu awal, slogan-slogan yang diteriakkan di jalanan Teheran dan kota-kota besar lainnya kini menyasar reformasi struktural.

Protes diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari buruh pabrik, mahasiswa, hingga para pedagang pasar (bazaari).

Pasukan keamanan dilaporkan mulai disiagakan di titik-titik vital, meningkatkan kekhawatiran internasional akan potensi tindakan keras terhadap demonstran.

Rasa tidak puas terhadap manajemen anggaran negara dan alokasi dana untuk kepentingan luar negeri menjadi sorotan utama pengunjuk rasa.

Krisis di Iran terjadi di tengah ketegangan regional yang masih tinggi di Timur Tengah. Para diplomat mengkhawatirkan bahwa instabilitas domestik di Iran dapat memengaruhi kebijakan luar negeri negara tersebut dan berdampak pada pasar energi global.

“Ini bukan lagi protes lokal yang terisolasi. Ini adalah ekspresi kolektif dari masyarakat yang merasa tidak lagi memiliki beban untuk kehilangan apa pun,” tulis laporan Al Jazeera.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts