SPORT

Penalti Kontroversial Szoboszlai Pecundangi Inter di Menit Krusial, Amankan Tiket UCL

SEANTERONEWS.com – Liverpool berhasil membukukan kemenangan krusial 1-0 atas Inter Milan di San Siro dalam lanjutan fase liga UEFA Champions League (UCL), Rabu dini hari (10/12). Kemenangan ini didapatkan secara dramatis melalui penalti di menit ke-88 yang dieksekusi sempurna oleh Dominik Szoboszlai, sekaligus meredakan tekanan hebat yang melingkupi skuad The Reds setelah perseteruan publik antara manajer Arne Slot dan superstar Mohamed Salah.

Pertandingan ini menjadi sorotan utama media Eropa lantaran ketidakhadiran Mohamed Salah di skuad Liverpool. Absennya Salah yang biasanya menjadi eksekutor penalti utama membuat Szoboszlai mengambil tanggung jawab krusial ketika wasit menunjuk titik putih di penghujung babak kedua.

Gelandang Hungaria itu menunjukkan ketenangan luar biasa, melepaskan tembakan keras yang tak mampu dijangkau kiper Inter, Yann Sommer, mengakhiri kebuntuan skor 0-0.

Gol tunggal ini tidak hanya memberikan tiga poin, tetapi juga mengakhiri rekor tak terkalahkan Inter di kandang sendiri di kompetisi Eropa sejak September 2022.

Drama VAR (Video Assistant Referee) mendominasi jalannya laga:

  1. Gol Dianulir: Di babak pertama, Liverpool sempat unggul melalui sundulan Ibrahima Konate. Namun, setelah tinjauan VAR yang memakan waktu lama, gol tersebut dianulir karena dinilai terjadi handball dari Hugo Ekitiké sesaat sebelumnya.

  2. Penalti Kontroversial: Hadiah penalti datang di menit-menit akhir. Setelah tinjauan VAR, wasit memberikan penalti karena menilai bek Inter, Alessandro Bastoni, melakukan tarikan baju tipis terhadap pemain pengganti Liverpool, Florian Wirtz. Keputusan ini memicu kemarahan para pemain Inter yang menganggapnya sebagai penalti ‘lunak’.

Kemenangan tipis 1-0 ini membawa Liverpool naik ke posisi kedelapan dalam tabel liga UCL dengan 12 poin, menempatkan mereka sementara di zona kualifikasi langsung untuk babak 16 besar, sekaligus menjadi respons tegas para pemain terhadap krisis yang terjadi di luar lapangan.

Tiga poin di San Siro ini sangat vital bagi manajer Arne Slot, yang posisinya berada di bawah tekanan setelah hasil buruk di Premier League dan keributan internal dengan Salah. Kemenangan tandang yang gigih dan disiplin ini dianggap sebagai “performa Eropa klasik” Liverpool.

Di akhir pertandingan, para penggemar The Reds yang bepergian jauh ke Milan terlihat melantunkan nama Arne Slot dengan keras, memberikan dukungan moral yang sangat dibutuhkan bagi sang manajer. Kini, sorotan beralih ke bagaimana Slot akan menangani masalah internal dengan Salah setelah timnya menunjukkan bahwa mereka bisa menang tanpa sang bintang.

image_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts