Seanteronews.com – Otoritas Moneter Singapura (MAS), Bursa Efek Singapura (SGX Group), dan Bursa Efek Nasdaq (Nasdaq) hari ini mengumumkan kemitraan strategis yang akan mengubah peta investasi global. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan jalur dual listing yang lebih efisien dan cepat bagi perusahaan-perusahaan Asia yang ingin mengakses pasar Amerika Serikat.
Kemitraan ini secara khusus berfokus pada perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor teknologi tinggi dan pertumbuhan cepat di kawasan Asia Tenggara. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi SGX sebagai hub keuangan dan gerbang investasi di Asia, sekaligus memberikan arus perusahaan inovatif baru ke pasar AS melalui Nasdaq.
Perusahaan kini dapat lebih mudah mengumpulkan modal dari dua pusat keuangan terbesar di dunia secara simultan, meningkatkan likuiditas dan visibilitas global mereka. Kerangka kerja baru ini akan menyederhanakan proses kepatuhan regulasi, memangkas birokrasi, dan mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk proses pencatatan saham ganda. Langkah ini memperkuat daya saing SGX dan Singapura sebagai pusat penawaran umum perdana (Initial Public Offering / IPO) dan listing regional, terutama dalam menghadapi persaingan dari bursa global lainnya.
“Kolaborasi ini adalah kemenangan bagi perusahaan Asia yang ambisius,” ujar Martin Soong SGX CEO Loh Boon Chye. “Kami menawarkan akses ke likuiditas dan investor AS tanpa mengorbankan akar dan jangkauan regional mereka di Asia.”
Para analis pasar memprediksi bahwa kemitraan ini akan memicu gelombang baru IPO teknologi dari Asia Tenggara, menarik dana investor global yang mencari eksposur ke pertumbuhan ekonomi digital di kawasan tersebut. Investor kini menantikan rilis detail kerangka kerja operasional kemitraan ini.









