BREAKING

BISNIS

Telkom Perkuat Ekosistem Digital Lewat Strategi Streamlining

Telkom Indonesia lakukan streamlining portofolio untuk perkuat data center, AI, dan bisnis B2B demi pertumbuhan berkelanjutan.

SEANTERONEWS.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus memacu langkah transformasinya melalui strategi streamlining atau penyederhanaan portofolio bisnis. Fokus utama dari langkah ini adalah memperkokoh “mesin pertumbuhan baru” (new growth engines) yang mencakup sektor pusat data (data center), kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga solusi bisnis business-to-business (B2B).

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga posisi kompetitif perseroan di tengah industri teknologi nasional yang kian dinamis.

“Fokus investasi ini diarahkan untuk memperkuat mesin pertumbuhan baru, meningkatkan daya saing, serta menciptakan pertumbuhan dan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi perusahaan,” ujar Seno dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Transformasi Menuju Perusahaan yang Lebih Agile

Penyederhanaan struktur portofolio ini tidak hanya bertujuan pada efisiensi biaya operasional semata. Seno menjelaskan bahwa langkah taktis ini dirancang untuk memangkas birokrasi internal agar proses bisnis menjadi lebih ramping dan pengambilan keputusan strategis dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Dengan struktur organisasi yang lebih agile, jajaran manajemen memiliki ruang lebih leluasa untuk mengeksekusi rencana bisnis dengan fokus penuh. Langkah ini dipandang sebagai lompatan transformatif untuk mengonsolidasikan seluruh lini bisnis potensial di bawah ekosistem Telkom Group.

“Secara jangka panjang, perampingan portofolio anak usaha ini adalah upaya untuk menjadikan perusahaan lebih lincah. Transformasi ini menjadi fondasi kuat untuk memperkuat sinergi dari hulu ke hilir,” tambah Seno.

Respons terhadap Digitalisasi Korporasi

Pasca perampingan ini, arah pergerakan modal Telkom dipastikan akan menjadi lebih tajam dan terarah. Hal ini menjadi modal penting bagi perusahaan dalam merespons kebutuhan pasar yang kian bergeser ke arah digitalisasi korporasi.

Melalui konsolidasi aset dan kapabilitas di sektor data center serta AI, Telkom berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah bagi pelanggan, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan. Fokus pada solusi B2B yang lebih canggih menjadi bukti nyata ambisi Telkom untuk tetap memimpin di era ekonomi digital, memastikan perusahaan tidak hanya relevan saat ini, tetapi juga memiliki daya saing tinggi untuk tantangan masa depan.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts