BANDA ACEH – Wajah ceria terpancar dari Miftahul Jannah, mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nusantara Banda Aceh, usai dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude. Perjalanan akademiknya mencapai puncak setelah ia sukses mempertahankan skripsi berjudul “Analisis Dampak Kecanduan Game Mobile Legend terhadap Perilaku Sosial Santri di Dayah Darul Fityah Kota Banda Aceh” di hadapan dewan penguji pada Kamis (18/09/2025).
Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75, Miftah—begitu ia akrab disapa—tak hanya mengukuhkan dirinya sebagai lulusan berprestasi, tetapi juga memberi warna baru dalam riset tentang fenomena digital yang kian akrab dengan dunia remaja, termasuk para santri. Topik yang dipilihnya dianggap relevan dengan realitas sosial di dayah, sekaligus memberi kontribusi penting bagi dunia pendidikan Islam di tengah arus teknologi.
Sidang berlangsung khidmat di Ruang Sidang Lantai 1 kampus STAI Nusantara. Muslem, S.Pd.I, MA bertindak sebagai ketua sidang, dengan Silfia Ikhlas, S.Pd.I, MA sebagai sekretaris. Dua dosen senior, Dr. Mulia Rahman, MA dan Reza Muttaqin, M.Pd, menguji dengan cermat argumen serta metodologi penelitian Miftah. Menariknya, kedua penguji juga adalah dosen pembimbingnya: Muslem sebagai Pembimbing I dan Silfia Ikhlas sebagai Pembimbing II. Kehadiran mereka membuat sidang terasa lebih hangat, sekaligus menegangkan bagi Miftah.
“Perjalanan menyusun skripsi ini penuh tantangan,” tutur Miftah sambil tersenyum lega. “Ada masa-masa sulit saat harus merevisi berkali-kali, tetapi bimbingan dari dosen dan doa keluarga menjadi kekuatan saya. Kini semuanya terbayarkan.” Ia berharap penelitiannya dapat menjadi bahan refleksi bagi dunia pendidikan Islam dalam menyikapi fenomena game online.
Prestasi ini bukan hanya milik Miftahul Jannah semata. Bagi STAI Nusantara, keberhasilannya menjadi bukti kualitas akademik Prodi PAI dalam melahirkan sarjana yang kompeten, kritis, dan peduli terhadap isu-isu aktual. Tidak sedikit mahasiswa lain yang menyaksikan sidang Miftah merasa terinspirasi untuk menuntaskan studi mereka dengan prestasi serupa.
Dengan alamat kampus yang berlokasi di Jl. Tgk. Meulagu, Desa Tibang, Kota Banda Aceh, STAI Nusantara kembali mencatatkan nama salah satu putri terbaiknya. Sebagai lulusan baru, Miftah bertekad mengabdikan ilmu yang telah ia peroleh bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan Islam.[]










Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good. https://accounts.binance.com/register/person?ref=QCGZMHR6