SEANTERONEWS.com — Kodam Iskandar Muda (Kodam IM) resmi membuka pendaftaran bagi calon Bintara dan Tamtama Prajurit Karier TNI AD tahun 2025. Kesempatan ini dibuka untuk lulusan SMA/MA/SMK sebagai upaya memperkuat korps TNI AD dengan personel baru yang berkualitas dan siap ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Panglima Kodam IM memberikan himbauan kepada para calon pendaftar agar mempersiapkan diri sejak dini dengan memenuhi semua persyaratan administrasi dan fisik. Di antara syarat umum, calon harus berstatus warga negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta setia kepada Pancasila dan UUD 1945. Calon juga diwajibkan tidak memiliki catatan kriminal dan tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan keputusan pengadilan yang sah.
Usia dan kondisi fisik menjadi faktor penting. Calon Tamtama harus berusia minimal sekitar 17 tahun 10 bulan sampai 24 tahun pada saat pendidikan pertama. Tinggi badan yang ditetapkan harus memenuhi standar minimal, serta berat badan seimbang sesuai ketentuan. Sementara calon Bintara juga diharuskan memiliki ijazah minimal SMA atau sederajat yang telah terakreditasi, dan calon yang menggunakan ijazah luar negeri harus mengurus legalisasi sesuai regulasi.
Selain syarat umum, terdapat syarat tambahan yang perlu diperhatikan. Antaranya calon belum pernah menikah, sanggup tidak menikah selama pendidikan pertama dan dua tahun setelahnya, tidak bertato atau memiliki bekas tato dan tindikan, kecuali yang disebabkan oleh adat dan disertai surat keterangan dari ketua adat. Beberapa persyaratan juga mencakup keterampilan atau prestasi sebagai nilai tambah, seperti sertifikat atau piagam juara nasional.
Calon peserta juga diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian seleksi yang meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan jasmani dan rohani, seleksi psikologi, serta tes pengetahuan ideologi atau latar belakang personel. Tidak ada biaya pendaftaran sepanjang proses seleksi, dan calon harus siap ditempatkan di seluruh satuan TNI AD di NKRI apabila lolos seleksi.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi rekrutmen TNI AD. Calon yang sudah mendaftar secara daring harus melakukan validasi atau daftar ulang secara langsung di lokasi yang ditentukan oleh panitia. Semua dokumen pendukung seperti ijazah, surat keterangan prestasi, surat persetujuan orang tua/wali, dan kartu identitas wajib dilampirkan.
Kodam IM mengingatkan bahwa pendaftaran akan ditutup setelah kuota terpenuhi atau setelah masa pendaftaran yang ditetapkan berakhir, sehingga calon disarankan segera mempersiapkan berkas dan administrasi. Dengan adanya pembukaan ini, diharapkan kelulusan calon Bintara dan Tamtama dapat menghasilkan prajurit berkualitas yang siap mendukung tugas pertahanan dan keamanan negara.[]









