INTERNASIONAL

Ex-IOF Chief Akui Lebih dari 200.000 Korban di Gaza, Termasuk Tewas dan Terluka

SEANTERONEWS.com — Mantan Kepala Staf Pasukan Pendudukan Israel (IOF), Herzi Halevi, menyatakan bahwa lebih dari 200.000 warga Palestina telah tewas atau terluka sejak perang di Gaza dimulai. Angka ini mendekati data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Gaza, memperkuat pandangan bahwa konflik telah menimbulkan kerugian besar di sisi kemanusiaan.

Halevi menyebutkan dalam sebuah pertemuan komunitas bahwa selama 17 bulan operasi militer, penasihat hukum Israel tidak pernah membatasi tindakan militer mereka di Gaza, menunjukkan bahwa aspek legal tidak menjadi penghalang dalam strategi militer.

Data dari Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sekitar 64.718 warga tewas dan 163.859 luka-luka, meski ribuan lainnya masih belum dapat diidentifikasi karena tertimbun reruntuhan.

Pernyataan ini menarik perhatian dunia internasional, terutama organisasi kemanusiaan dan pengamat konflik, karena menunjukkan bahwa jumlah korban jauh lebih tinggi dari angka-angka sebelumnya yang sering diperdebatkan. Kritik muncul bahwa tindakan militer harus mempertimbangkan lebih keras dampak terhadap warga sipil.

Halevi juga menyebutkan bahwa hukum internasional sangat penting bagi negara Israel, namun menurutnya penasihat hukum tidak pernah menghentikan operasional militer. Pernyataan ini membuka wacana baru tentang bagaimana hukum humaniter internasional ditegakkan dalam konflik berskala besar seperti yang terjadi di Gaza. [Source: Al Mayadeen]

image_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts