ACEH UTARA – Ikhtiar membangun kecintaan terhadap buku dan ilmu pengetahuan terus digelorakan di lingkungan SMK Negeri 1 Cot Girek. Langkah nyata tersebut ditandai dengan pengukuhan resmi jajaran pengurus Laskar Pustaka yang berlangsung khidmat di Lapangan Multifungsi sekolah, Jumat (2/10/2026).
Agenda pelantikan ini tidak hanya diarahkan untuk menghidupkan ekosistem membaca di lingkungan pendidikan, melainkan juga dirancang sebagai wadah pembentukan karakter kepemimpinan dan kecakapan berorganisasi bagi para pelajar.
Mendorong Ekosistem Membaca yang Aktif dan Kreatif
Kepala SMKN 1 Cot Girek, Maimun, S.Ag., M.A., menegaskan bahwa kehadiran wadah literasi ini memikul misi besar dalam memperluas cakrawala keilmuan para siswa.
Ia berharap kepengurusan baru mampu memantik kegemaran membaca serta menghadirkan iklim sekolah yang lebih dinamis melalui kegiatan-kegiatan literasi yang sarat daya cipta.
Senada dengan hal itu, Wakil Kesiswaan Muhammad Ali, S.Pd.I., Gr., menilai Laskar Pustaka sebagai kawah candradimuka bagi pengembangan potensi non-akademik siswa.
Menurut Ali, keterlibatan aktif dalam kepengurusan akan melatih kemampuan komunikasi, mengasah tanggung jawab, serta memperkuat keterampilan bekerja sama yang sangat dibutuhkan saat memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Kepengurusan Perdana dan Harapan Berkelanjutan
Pada periode kepengurusan perdana ini, tongkat kepemimpinan Laskar Pustaka resmi dimandatkan kepada Alfi Fauzan sebagai ketua terpilih.
Dalam sambutannya, Alfi menyerukan pentingnya soliditas antarpengurus untuk menyusun program kerja literasi yang memikat, segar, dan memberikan dampak positif secara nyata bagi kemajuan almamater.
Menghidupkan Semangat “Membaca Menumbuhkan Masa Depan”
Gerakan literasi sekolah ini mendapat dukungan penuh dari seluruh unsur pendidikan, mulai dari kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, hingga barisan pelajar.
Dukungan kolektif tersebut ditujukan agar Laskar Pustaka tidak sekadar berhenti sebagai organisasi seremonial di atas kertas, melainkan terus bergerak secara konsisten.
Berbekal semboyan “Membaca Menumbuhkan Masa Depan”, inisiatif ini diharapkan mampu mengakar kuat dan melahirkan generasi muda yang kritis, berwawasan luas, dan berdaya saing tinggi.(Andi)









