PIDIE – Kepolisian Sektor (Polsek) Indrajaya terus menggencarkan upaya preventif untuk menjaga generasi muda dari paparan pengaruh negatif lingkungan dan perkembangan era digital. Melalui program pendekatan edukatif bertajuk Saweu Sikula, Kapolsek Indrajaya Iptu Mustafa, S.E., menyambangi langsung lingkungan SMA Negeri 2 Indrajaya, Kabupaten Pidie, Senin (28/9/2026) pagi.
Dalam kunjungan tersebut, Iptu Mustafa bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara pada apel pengibaran bendera rutin yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Didampingi sejumlah personel, antara lain Aiptu T. Satria dan PS. Kanit Binmas Aipda Ibrahim, S.H., kehadiran korps bhayangkara ini disambut antusias oleh Kepala SMAN 2 Indrajaya, Taufik, S.Pd., jajaran dewan guru, serta ratusan siswa yang memadati lapangan sekolah.
Lima Pedoman Krusial untuk Generasi Muda
Saat menyampaikan amanat upacara, Iptu Mustafa memaparkan panduan moral dan disiplin yang dirangkum ke dalam lima poin penekanan bagi para siswa:
Komitmen Belajar dan Pembentukan Karakter: Para pelajar didorong untuk menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh, mengasah kedisiplinan, serta membangun integritas kepribadian demi mempersiapkan diri menjadi generasi penerus estafet kepemimpinan daerah.
Kepatuhan Berlalu Lintas di Jalan Raya: Larangan keras terhadap penggunaan knalpot bising (brong) yang meresahkan masyarakat, kewajiban mengenakan helm berstandar SNI, kelengkapan administrasi berkendara, serta imbauan menjauhi perilaku berkendara ugal-ugalan.
Ketegasan Melawan Ancaman Narkotika: Penegasan tanpa kompromi agar para siswa menjauhi zat terlarang maupun jaringan peredaran gelap narkoba yang berpotensi merenggut masa depan dan cita-cita.
Kecakapan Literasi Digital: Menyerukan kepada generasi Z untuk cerdas dalam mengonsumsi informasi daring, bijak bermedia sosial, tidak gampang terhasut hoaks, serta menjauhi penyebaran konten bermuatan negatif.
Penolakan terhadap Perundungan dan Aksi Kekerasan: Mengajak warga sekolah memupuk solidaritas, menghormati keberagaman latar belakang, dan menghentikan segala bentuk intimidasi verbal maupun fisik, termasuk aksi tawuran pelajar.
“Anak-anak muda sekalian merupakan aset paling berharga bagi bangsa dan daerah ini. Jaga kehormatan nama baik almamater, keluarga, dan diri sendiri dengan mengukir prestasi nyata, bukan terjebak dalam pergaulan yang merugikan,” tegas Mustafa dalam arahannya.
Sinergi Rutin Ciptakan Lingkungan Belajar Kondusif
Pelaksanaan upacara bendera dan dialog edukasi yang berlangsung dengan khidmat tersebut rampung pada pukul 09.00 WIB dalam situasi yang aman, tertib, dan terkendali.
Sebagai komitmen jangka panjang, Polsek Indrajaya memastikan jalinan komunikasi dengan pihak manajemen SMAN 2 Indrajaya akan terus berjalan secara berkelanjutan. Kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pendidikan di Kabupaten Pidie yang ramah anak, taat aturan keselamatan jalan raya, bersih dari jeratan narkotika, serta steril dari segala bentuk perundungan (bullying).[]











