BREAKING

NASIONAL

Tepis Bursa Calon Ketum PBNU, Menteri Agama Pilih Tuntaskan Mandat Presiden Prabowo

Nasaruddin Umar tegaskan komitmen fokus jalankan tugas Menag membantu Presiden Prabowo di tengah derasnya dorongan maju calon Ketum PBNU di Muktamar.

JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, menegaskan komitmennya untuk tetap memusatkan perhatian penuh pada pelaksanaan tugas-tugas kenegaraan di jajaran kabinet. Penegasan ini mengemuka menyusul derasnya dorongan dan aspirasi dari berbagai kalangan agar dirinya bersedia maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.

Sikap resmi tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, di Jakarta, Sabtu (29/8/2026). Ia memastikan bahwa Menag memegang teguh amanah yang dipercayakan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Profesor Nasaruddin Umar akan fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Agama. Beliau memegang teguh komitmen untuk membantu Presiden Prabowo Subianto dalam memimpin pembinaan kehidupan beragama di Tanah Air,” ujar Kamaruddin dalam keterangannya.

Prioritas Penguatan Mutu Pendidikan dan Kerukunan

Menurut Kamaruddin, fokus utama Kementerian Agama saat ini diarahkan pada agenda-agenda strategis nasional, mulai dari pemeliharaan kerukunan antarumat beragama, peningkatan kualitas layanan keagamaan publik, hingga pembenahan mutu institusi pendidikan agama di berbagai tingkatan.

Kendati memutuskan untuk tidak terjun ke arena kontestasi kepemimpinan ormas, Menag menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan yang tinggi kepada seluruh peserta muktamar (muktamirin) yang telah menyuarakan dukungan kepada dirinya.

“Menag mengapresiasi dan berterima kasih atas simpati serta dukungan dari para muktamirin. Beliau berharap Muktamar ke-35 NU di Jombang dapat berjalan sukses, teduh, serta melahirkan rumusan program strategis dan susunan kepemimpinan terbaik demi kemaslahatan jam’iyah ormas Islam terbesar di Indonesia ini,” lanjut Kamaruddin.

Nasaruddin juga menekankan bahwa pengabdian dan khidmat kepada tradisi Nahdlatul Ulama tidak melulu harus bertumpu pada jabatan struktural, melainkan dapat ditunaikan melalui berbagai ruang dedikasi keumatan dan kebangsaan.

Memperkokoh Sinergi Lintas Ormas

Lebih jauh, Kemenag menegaskan kembali posisinya sebagai rumah bersama bagi seluruh komponen masyarakat beragama. Pihak kementerian berkomitmen untuk terus merajut kemitraan harmonis dengan seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan di Nusantara.

Kamaruddin menambahkan, kolaborasi yang kokoh antara pemerintah dan ormas merupakan pilar utama dalam merawat moderasi beragama serta menciptakan stabilitas sosial yang menjadi prasyarat mutlak bagi keberlanjutan pembangunan nasional.

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts