JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperluas kontribusinya dalam memperkuat ekosistem inovasi dan pengembangan sumber daya manusia di tanah air. Langkah ini diwujudkan melalui kemitraan strategis dalam bidang pendidikan tinggi dan teknologi global antara Telkom University (TelU) dengan National University of Singapore (NUS) yang resmi dimulai pada Senin (6/7/2026) di Jakarta.
Setelah sebelumnya menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) secara sirkuler, kedua institusi menggelar seremoni resmi di Telkom University Kampus Jakarta sebagai tanda dimulainya implementasi program kerja sama. Kolaborasi ini dirancang untuk menjadi wadah pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas riset terapan, hingga pengembangan talenta digital yang relevan dengan tren industri modern.
Adapun cakupan kerja sama ini meliputi program sertifikasi pascasarjana (graduate certificate programme), program pertukaran mahasiswa dan dosen (student and faculty mobility), serta penelitian bersama (joint research).
Fokus riset dan pengembangan teknologi dalam kolaborasi ini mencakup sektor-sektor mutakhir, antara lain kecerdasan buatan (AI), bisnis digital, aspek keberlanjutan (sustainability), Internet of Things (IoT), keamanan siber, manajemen rantai pasok dan logistik, pusat data (data center), hingga komputasi awan (cloud computing).
Bagian Kerja Sama Bilateral Indonesia–Singapura
Sinergi akademik ini merupakan kelanjutan dari inisiatif yang digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dalam memperkukuh kemitraan bilateral antara Indonesia dan Singapura, khususnya di bidang ekonomi digital serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Sebagai perguruan tinggi yang menduduki peringkat ke-8 QS World University Rankings 2026, NUS membawa standar akademik kelas dunia yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu kurikulum, kapasitas tenaga pengajar, serta kualitas riset terapan di Telkom University sebagai bagian dari ekosistem Telkom Group.
Direktur Strategic & Business Development Telkom, Seno Soemadji, menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi komitmen nyata perusahaan dalam menghubungkan sektor akademis dengan kebutuhan industri praktis agar mampu mempercepat lahirnya talenta digital Indonesia yang kompetitif di tingkat global.
“Transformasi digital tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga talenta kelas dunia serta ekosistem inovasi yang kuat,” ujar Seno dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7/2026).
Seno menambahkan bahwa kerja sama dengan NUS merupakan jembatan bagi talenta-talenta muda Indonesia untuk mengakses jaringan global, pengetahuan mutakhir, serta pengalaman terbaik dari institusi internasional. Melalui langkah sinergis ini, Telkom berharap dapat mencetak generasi profesional baru yang adaptif dan siap mengawal agenda transformasi digital nasional secara berkelanjutan.











