BREAKING

NASIONAL

PHI dan SKK Migas Perkuat Sinergi Media di Balikpapan

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) bersama SKK Migas menggelar Media Luncheon di Balikpapan guna memperkuat sinergi media dalam menjaga ketahanan energi.

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berkomitmen memperkokoh hubungan kemitraan dengan insan pers nasional. Sinergitas ini diwujudkan guna mengawal keberlanjutan industri hulu migas sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Komitmen bersama tersebut ditegaskan dalam pertemuan bertajuk Media Luncheon dengan tema “Merajut Dialog, Membangun Sinergi” yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis kemarin (2/7/2026). Forum diskusi santai ini dihadiri oleh puluhan jurnalis dari berbagai media massa lokal maupun nasional sebagai wadah penyelarasan komunikasi antara operator, regulator, dan insan pers.

Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menerangkan bahwa media massa memegang peran penting dalam mengurai kompleksitas industri hulu migas kepada khalayak umum. Publik tidak sekadar disuguhkan data capaian produksi migas nasional, melainkan juga perlu diedukasi mengenai implementasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) di setiap wilayah kerja perusahaan.

“Rekan-rekan media memiliki andil besar dalam menyebarluaskan berita yang akurat dan berimbang. Kami ingin masyarakat memahami bahwa di balik angka-angka produksi migas, terdapat dedikasi tinggi terhadap aspek keselamatan kerja, konservasi lingkungan, serta program pemberdayaan masyarakat yang konsisten dijalankan oleh PHI,” papar Dony.

Capaian Kinerja Produksi di Kalimantan

Sebagai penopang utama energi nasional di Regional 3 Kalimantan, PHI mencatatkan kinerja produksi yang solid sepanjang tahun buku 2025, yang meliputi:

Produksi Minyak Bumi: Berhasil membukukan rata-rata produksi sebesar 58 ribu barel per hari (MBOPD).

Produksi Gas Bumi: Mencapai kapasitas produksi sebesar 630 juta standar kaki kuadrat per hari (MMSCFD).

Capaian operasional tersebut menempatkan PHI sebagai salah satu kontributor vital dalam mendukung pemenuhan target pasokan energi nasional. Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHI secara konsisten mengelola wilayah operasi di Kalimantan melalui pendekatan taktis yang mengutamakan keselamatan kerja, efisiensi operasional, kepatuhan hukum, serta komitmen perlindungan ekologi.

Kolaborasi untuk Iklim Industri Kondusif

Sementara itu, perwakilan SKK Migas wilayah Kalimantan Sulawesi (Kalsul), Irfan, mengapresiasi inisiatif PHI yang rutin membuka ruang diskusi interaktif dengan media. Irfan menilai hubungan yang harmonis antara Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), regulator energi, dan jurnalis merupakan faktor penentu dalam menjaga kepercayaan publik terhadap industri ekstraktif.

Pemberitaan pers yang faktual dan objektif diyakini mampu meminimalisir distorsi informasi atau disinformasi siber yang dapat mengganggu kondusivitas industri di lapangan.

“Kolaborasi erat antara SKK Migas, KKKS, dan pers merupakan fondasi kokoh untuk menciptakan iklim industri hulu migas yang transparan, kondusif, dan mendapatkan dukungan luas dari masyarakat,” ungkap Irfan.

Melalui filosofi pengabdian “Energi Kalimantan untuk Indonesia”, PHI menegaskan komitmennya untuk terus memproduksi migas secara aman, patuh regulasi, dan berwawasan lingkungan demi menyokong kemandirian energi masa depan Indonesia.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts