BREAKING

TEKNOLOGI

Meta Rilis Pocket, Aplikasi Pembuat Game Berbasis AI

Meta merilis aplikasi baru bernama Pocket yang memungkinkan pengguna membuat game siber dan aplikasi interaktif sederhana menggunakan perintah teks AI.

SEANTERONEWS.com – Meta resmi melebarkan sayapnya ke industri permainan digital (gaming) dengan meluncurkan aplikasi terbaru berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama Pocket. Aplikasi ini dirancang khusus untuk memungkinkan para pengguna merancang serta membagikan permainan interaktif sederhana secara instan hanya melalui perintah teks siber (AI prompts).

Di dalam deskripsi layanannya, Pocket mendefinisikan diri sebagai “platform kreatif untuk merancang dan membagikan gizmos” sebuah istilah khusus yang digunakan untuk menyebut aplikasi interaktif hasil kreasi para pengguna. Selain fungsi pembuatan, Pocket juga menyuguhkan halaman beranda (feed) yang dapat digulirkan secara vertikal bagi pengguna yang ingin mengeksplorasi dan memainkan hasil kreasi pengguna lain di seluruh dunia.

Kehadiran Pocket di pasar digital merupakan hasil konkret dari aksi korporasi Meta yang mengakuisisi tim pengembang platform game “vibe-coded” populer, Gizmo, pada awal tahun ini. Jika meninjau dari tangkapan layar yang tersedia di Google Play Store, Pocket memiliki banyak kemiripan arsitektur dengan aplikasi asli milik Gizmo yang hingga kini masih terdaftar di toko aplikasi. Seperti halnya Pocket, Gizmo juga mengusung konsep pembuatan game mini lewat instruksi teks AI serta dilengkapi dengan fitur penjelajah konten kreasi.

Penemuan di Toko Aplikasi

Keberadaan aplikasi baru milik induk Facebook ini pertama kali diidentifikasi oleh spesialis pembongkar sistem (reverse engineer) terkemuka, Alessandro Paluzzi, pada Jumat pagi (3/7/2026). Melalui akun pribadinya di platform X, Paluzzi membagikan tangkapan layar antarmuka Pocket dari Google Play Store.

Kendati baru ramai diperbincangkan hari ini, data pemantauan dari firma analisis aplikasi Appfigures menunjukkan bahwa Pocket sebenarnya telah resmi dilepas ke pasar digital App Store dan Google Play secara diam-diam sejak tanggal 29 Juni 2026 lalu. Karena usianya yang masih sangat baru, firma analisis tersebut belum dapat menyimpulkan total volume unduhan yang telah dibukukan oleh aplikasi ini.

Berbagai media bisnis global seperti Business Insider dan Investing.com juga telah melaporkan temuan mengejutkan ini, meskipun pihak Meta sendiri hingga kini masih menolak memberikan komentar resmi terkait peluncurannya.

Strategi Ekspansi AI Meta

Peluncuran Pocket memperpanjang daftar ambisi jangka panjang Meta dalam memasyarakatkan penggunaan perangkat siber berbasis kecerdasan buatan secara luas. Langkah ini melengkapi serangkaian inisiatif AI yang sebelumnya telah dirilis Meta, seperti fitur pembuatan gambar otomatis lewat asisten Meta AI, generator video pendek bertenaga AI bernama Vibes, pengayaan fitur AI di jejaring media sosialnya, hingga alat penyuntingan video canggih bagi para pembuat konten bernama Edits.

Mengingat belum adanya rilis pers resmi dari pihak korporasi, para analis memperkirakan bahwa saat ini Pocket masih berada dalam tahap uji coba fungsional awal untuk mengukur respons pasar sebelum diumumkan secara masif.

Sebagai perbandingan, platform pendahulunya, Gizmo, dilaporkan telah mengantongi sebanyak 635.000 total unduhan di platform iOS maupun Android dengan tingkat sentimen positif publik yang sangat tinggi mencapai 98 persen. Koeksistensi kedua platform ini diharapkan mampu mengakselerasi demokratisasi pembuatan game berbasis teks di kalangan pengguna umum.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts