BREAKING

NASIONAL

Penuh Haru, Sujud Syukur Menteri Tutup Haji 2026

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf resmi menutup seluruh rangkaian operasional ibadah haji tahun 2026 di Embarkasi Surabaya.

SEANTERONEWS.com – Seluruh rangkaian operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi dinyatakan berakhir pascakepulangan kelompok terbang terakhir jemaah Indonesia ke tanah air. Seremoni penutupan operasional haji tersebut berlangsung penuh haru di Asrama Haji Embarkasi Sukolilo Surabaya (AHESS) pada hari ini, Rabu (1/7/2026), ditandai dengan aksi sujud syukur oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf.

Suasana emosional menyelimuti ruangan aula ketika Menteri Irfan Yusuf bersama jajaran pejabat teras Kementerian Haji dan Umrah bersujud bersama di depan podium. Tindakan tersebut menjadi simbol rasa syukur mendalam atas kelancaran serta keberhasilan seluruh tahapan pelaksanaan haji, mulai dari fase pemberangkatan di tanah air hingga pemulangan jemaah dari Arab Saudi.

Sebagai lambang purnatugas, Menteri Irfan kemudian melepas rompi dinas petugas haji berwarna hitam yang dikenakannya, lalu menandatanganinya sebagai tanda berakhirnya masa bakti operasional haji 2026.

“Alhamdulillah, kelompok terbang terakhir yakni Kloter Ujung Pandang 43 telah mendarat dengan selamat di tanah air. Dengan mendaratnya kloter pamungkas ini, seluruh proses pemulangan jemaah haji Indonesia telah tuntas sesuai rencana. Maka, dengan ini operasional haji tahun 2026 resmi saya nyatakan ditutup,” ujar Irfan.

Laporan Evaluasi Akhir Hajj 2026

Dalam laporan evaluasi akhir yang dipaparkannya, Irfan merincikan data penyelenggaraan haji tahun ini sebagai berikut:

Jemaah Reguler: Pemerintah memberangkatkan sebanyak 202.636 jemaah haji reguler yang terbagi ke dalam 527 kelompok terbang (kloter) melalui 16 bandara embarkasi di seluruh Indonesia.

Jemaah Khusus: Sebanyak 16.585 jemaah haji khusus diberangkatkan melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dengan pendampingan dari 1.016 petugas berlisensi.

Komposisi Jemaah Rentan: Layanan ekstra difokuskan pada perlindungan jemaah lansia dan risti. Kelompok rentan tahun ini terdiri atas 44.247 jemaah lanjut usia, sekitar 170.700 jemaah dengan riwayat kesehatan risiko tinggi, 370 jemaah berkebutuhan khusus, serta 275 jemaah pengguna kursi roda.

Akomodasi: Guna menunjang kenyamanan istirahat jemaah, pemerintah menyewa sebanyak 121 hotel di wilayah Madinah dan 182 hotel di kawasan Makkah.

Sektor Konsumsi: Selama operasional berlangsung, dapur katering yang dikontrak pemerintah mendistribusikan total 24,18 juta boks makanan siap saji. Angka ini setara dengan pemenuhan 127 kali layanan konsumsi bagi masing-masing jemaah selama berada di Arab Saudi.

Layanan Kesehatan: Layanan medis diperkuat dengan mengoperasikan 45 klinik satelit di Makkah dan Madinah, dua unit Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), serta kemitraan taktis penanganan darurat bersama sejumlah rumah sakit rujukan milik Pemerintah Arab Saudi.

Pembayaran Dam (Denda): Kementerian Haji mencatat sebanyak 135.302 jemaah menunaikan kewajiban dam mereka melalui program resmi Adahi. Sementara itu, 53.506 jemaah memilih menyetorkan pembayaran dam di tanah air, 6.453 jemaah menggantinya dengan berpuasa, dan 4.048 jemaah yang menunaikan haji jenis ifrad dibebaskan dari kewajiban dam karena tidak diwajibkan secara syariat.

Apresiasi Lintas Sektoral

Menutup laporannya, Irfan menyampaikan apresiasi tertinggi kepada seluruh jajaran petugas haji lintas sektoral, otoritas Pemerintah Arab Saudi, serta rekan-rekan media nasional yang dinilainya konsisten menyebarkan berita edukatif dan akurat sepanjang pelaksanaan ibadah haji berlangsung.

“Insyaallah, evaluasi tahun ini akan kami jadikan pijakan untuk melayani lebih baik lagi pada musim haji mendatang. Terima kasih kepada seluruh petugas dan rekan-rekan media yang senantiasa meluruskan informasi di tengah maraknya kabar bohong atau disinformasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan di tengah masyarakat,” pungkas Irfan.

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts