LHOKSEUMAWE – Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe resmi memulai perhelatan Turnamen Sepak Bola Kapolres Lhokseumawe Cup. Kompetisi olahraga ini digelar di Stadion Sepak Bola Krueng Mane, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (29/6/2026) malam, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Pembukaan ajang olahraga ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.I.K., M.S.M., M.H. Acara pembukaan berlangsung semarak dengan dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, perwakilan sponsor, serta disaksikan oleh ribuan masyarakat yang memadati tribun stadion.
Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara, Dayan Albar, S.Sos., M.A.P., yang hadir mewakili Penjabat Bupati Aceh Utara, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ini. Dalam sambutannya, ia berharap ajang ini mampu menjadi sarana pembinaan sekaligus penjaringan bakat-bakat muda sepak bola di daerah.
“Kami berharap kompetisi ini melahirkan pesepak bola berprestasi yang mampu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Kami juga mengimbau agar seluruh penonton dapat bersama-sama menjaga ketertiban demi kelancaran dan kenyamanan sepanjang turnamen berlangsung,” tutur Dayan.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Lhokseumawe menitipkan dua pesan penting demi kesuksesan kompetisi. Pertama, ia mengajak para suporter untuk menjaga keamanan serta ketertiban guna menciptakan iklim menonton yang sehat dan bersahabat. Kedua, ia menekankan agar perangkat pertandingan, khususnya wasit, memimpin setiap laga secara objektif, adil, dan profesional.
Sebagai simbol dimulainya turnamen, Kapolres bersama unsur Forkopimda membunyikan sirene yang kemudian diikuti oleh pertunjukan pesta kembang api. Selain agenda olahraga, pembukaan turnamen ini juga diisi dengan aksi sosial berupa penyaluran santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial Polri di Hari Bhayangkara.
Turnamen Kapolres Lhokseumawe Cup kali ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp170 juta. Pada pertandingan pembuka, penonton langsung disuguhi laga sengit antara ARI 98 FC melawan SGM Idi. Kedua tim diperkuat oleh sejumlah pesepak bola berpengalaman, termasuk beberapa pemain nasional dan pemain asing dari Liga Indonesia, yang berhasil menarik antusiasme tinggi dari para pencinta sepak bola di Aceh.[]









