SEANTERONEWS.com – Guna memelihara stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), aparat gabungan TNI-Polri di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, mengintensifkan patroli keamanan terpadu pada Senin (29/6/2026). Langkah preventif ini ditujukan untuk memberikan rasa aman sekaligus meminimalkan potensi terjadinya tindak pidana atau konflik di ruang publik.
Kegiatan patroli tersebut mengintegrasikan kekuatan personel dari Kodim 1714/Puncak Jaya serta jajaran Polres Puncak Jaya. Sejak pagi hingga sore hari, petugas menyisir sejumlah rute strategis di kawasan Kota Baru dan Kota Lama yang berada di wilayah Distrik Mulia.
Dalam pelaksanaan patroli ini, petugas menghentikan dan mengamankan sejumlah barang berbahaya yang dibawa oleh masyarakat di tempat umum. Beberapa barang yang disita meliputi parang, senapan angin, ketapel, hingga busur beserta anak panah. Seluruh barang berbahaya tersebut selanjutnya diserahkan ke Mapolres Puncak Jaya sebagai bagian dari prosedur penegakan aturan hukum setempat.
Edukasi Larangan Membawa Senjata Tajam
Kepala Bagian Operasi Polres Puncak Jaya, AKBP Mateus Tanggu Ate, S.H., menerangkan bahwa patroli terpadu ini juga mengedepankan pendekatan edukatif kepada warga. Petugas memberikan imbauan secara persuasif agar masyarakat memahami risiko bahaya membawa senjata tajam atau alat pelontar saat bepergian ke tempat umum.
“Kami mengimbau warga agar secara sukarela tidak lagi membawa parang, senapan angin, ketapel, maupun busur panah ketika beraktivitas di ruang publik. Kesadaran dari masyarakat ini sangat penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” urai Mateus.
Komitmen Sinergi Lintas Institusi
Di sisi lain, Pasiter Kodim 1714/Puncak Jaya, Letda Czi Toding Gayang, menegaskan kesiapan institusi TNI untuk terus mendukung penuh langkah Polri dalam mengawal kedamaian di wilayah Kabupaten Puncak Jaya. Menurutnya, kolaborasi yang solid antara kedua lembaga vertikal ini menjadi prasyarat mutlak guna menciptakan lingkungan sosial yang tenteram bagi seluruh masyarakat.
“TNI berkomitmen untuk terus mendampingi Polri dalam setiap kebijakan pengamanan wilayah. Sinergi ini akan terus dipelihara demi mewujudkan situasi Kabupaten Puncak Jaya yang damai, tertib, dan kondusif,” tegas Toding.
Secara umum, pelaksanaan patroli gabungan tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan kooperatif dengan masyarakat setempat. Melalui kehadiran aparat keamanan secara berkala di lapangan, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah pegunungan Papua Tengah ini tetap terjaga secara konsisten, sehingga roda perekonomian dan aktivitas sosial warga dapat berjalan normal tanpa kecemasan.[]









