SEANTERONEWS.com – Aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan lima orang pemuda yang diduga kuat terlibat dalam aksi penyerangan brutal oleh kelompok gangster di kawasan Jalan Tanah Tinggi XII, Johar Baru, Jakarta Pusat. Insiden penyerangan bersenjata tajam yang sempat terekam kamera dan viral di media sosial tersebut terjadi pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 04.20 WIB, serta mengakibatkan tiga orang warga menderita luka sabetan senjata tajam.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, aksi tersebut dilakukan secara berkelompok oleh sekitar 40 orang pelaku yang mengendarai kurang lebih 20 unit sepeda motor secara konvoi. Tanpa ada provokasi sebelumnya, komplotan tersebut langsung melakukan penyerangan secara membabi buta menggunakan senjata tajam terhadap warga yang berada di lokasi kejadian.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa jajarannya segera melakukan tindakan taktis sesaat setelah menerima laporan pengaduan dari masyarakat setempat.
“Kami berkomitmen untuk tidak memberikan ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan jalanan yang mengancam keselamatan dan ketenteraman warga,” tegas Reynold pada Senin (29/6/2026).
Melalui pemeriksaan saksi di tempat kejadian perkara (TKP), analisis rekaman kamera pengawas (CCTV), serta penyelidikan intensif di lapangan, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap lima tersangka. Para pelaku yang kini telah diamankan tersebut masing-masing berinisial P, HS, IW, AS, dan MDP.
Selain mengamankan para tersangka, penyidik unit reskrim turut menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat proses penyidikan. Barang bukti tersebut meliputi dua bilah celurit, dua unit sepeda motor yang digunakan saat aksi penyerangan, satu buah jaket milik tersangka, rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi, serta lembar dokumen visum medis para korban luka.
Reynold memastikan bahwa seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam aksi kekerasan jalanan ini akan diproses secara tegas sesuai dengan regulasi hukum yang berlaku demi memulihkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Di sisi lain, Kapolsek Johar Baru, Kompol Saiful Anwar, menjelaskan bahwa operasi penangkapan ini belum sepenuhnya selesai. Pihak penyidik saat ini masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lainnya yang identitasnya telah berhasil diidentifikasi dan resmi dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Selain melakukan pengejaran fisik, unit siber kepolisian juga tengah mendalami pola komunikasi dan profil jaringan kelompok gangster tersebut melalui aktivitas mereka di media sosial.
“Kami masih memburu pelaku lain yang telah teridentifikasi serta mendalami profil dan keterkaitan kelompok gangster ini, termasuk aktivitas interaksi mereka di platform media sosial. Kami juga mengimbau kepada warga agar tidak ragu untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan di lingkungannya kepada petugas kepolisian terdekat,” ujar Saiful.
Saat ini, kelima terduga pelaku telah mendekam di sel tahanan Polsek Johar Baru untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi memastikan proses hukum akan terus berjalan secara transparan hingga seluruh anggota komplotan yang terlibat berhasil diamankan.









