ACEH UTARA – Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sawang merespons cepat laporan masyarakat terkait peristiwa kebakaran yang melanda tumpukan material kayu gelondongan di Dusun Teumpok Blang, Desa Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (27/5/2026) malam.
Material yang terbakar tersebut merupakan tumpukan sisa kayu hanyut yang terbawa arus banjir besar pada 26 November 2025 lalu. Kayu-kayu tersebut selama ini menumpuk di area kosong sekitar bantaran sungai yang posisinya cukup dekat dengan wilayah permukiman warga setempat.
Kobaran api dilaporkan mulai terlihat oleh warga sekitar pukul 19.00 WIB. Akibat kondisi kayu yang sudah sangat kering, api menyebar dengan cepat dan langsung membesar dalam waktu singkat.
Menerima laporan dari warga mengenai insiden tersebut, Kapolsek Sawang memimpin langsung personelnya menuju lokasi kejadian. Guna mempercepat proses penanganan dan mencegah api menjalar ke area perumahan, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dari Pos Muara Batu.
Sebelum bantuan armada pemadam tiba, sejumlah warga setempat sempat berusaha meminimalkan penyebaran api menggunakan alat-alat seadanya. Sekitar pukul 20.30 WIB, bantuan teknis berupa tiga unit mobil pemadam kebakaran bersama satu unit armada Armoured Water Canon (AWC) milik Polres Lhokseumawe tiba di lokasi untuk melakukan penyemprotan secara intensif.
Proses pemadaman berlangsung dinamis dengan melibatkan sinergi dari personel Polsek Sawang, Koramil Sawang, petugas pemadam, serta bantuan aktif dari masyarakat sekitar. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 01.00 WIB. Petugas gabungan kemudian melanjutkan proses pendinginan (cooling down) hingga pukul 03.00 WIB dini hari guna memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang berpotensi menyala kembali.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kapolsek Sawang AKP Suria, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerugian material milik warga dalam musibah ini. Meskipun situasi telah terkendali, beberapa petugas tetap disiagakan di lokasi guna memantau perkembangan situasi.
“Selain membantu proses pemadaman, anggota kami di lapangan juga sedang menghimpun keterangan dari beberapa saksi untuk mengidentifikasi penyebab pasti munculnya titik api. Dugaan awal menunjukkan bahwa cuaca panas, tiupan angin kencang, serta kondisi kayu yang kering menjadi faktor pemicu cepatnya penyebaran api,” jelas AKP Suria.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah hukum Polsek Sawang agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran. Warga diharapkan lebih berhati-hati dalam mengelola atau membersihkan tumpukan bahan yang mudah terbakar, terutama yang lokasinya berdekatan dengan area hunian.[]










