BENER MERIAH – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama Kodim 0119/Bener Meriah melaksanakan acara pesejuk dan peresmian Jembatan Bailey Wihni Percos yang berada di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Jum’at 29/05/2026.
Acara yang berlangsung khidmat sejak pukul 09.00 WIB hingga 10.20 WIB tersebut ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbolis dibukanya akses penyeberangan penting ini. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, perwakilan TNI-Polri, tokoh adat, serta warga setempat yang menyambut antusias selesainya pembangunan jembatan.
Sejumlah pejabat penting turut hadir dalam agenda ini, di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, S.STP., M.AP.; Pjs Kasdim 0119/Bener Meriah, Kapten Czi Aep Mukhran Khalid; Pasiter Kodim 0119/Bener Meriah, Letda Inf Bambang; serta Camat Bukit, Syahrian, S.STP.
Hadir pula mewakili unsur kepolisian dan koramil setempat, Wakapolsek Bukit Aiptu Murtada dan perwakilan Danramil 06/Bukit Peltu Abdul Kahar. Kehadiran Reje Kampung Karang Rejo Purwanto serta Imam Kampung Tgk Miswadi memperkuat nuansa kebersamaan dan kearifan lokal dalam peresmian tersebut.
Dalam sambutannya, Sekda Bener Meriah Riswandika Putra menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Yon Zipur 16 Kodam Iskandar Muda. Pengerjaan jembatan darurat tipe Bailey ini memakan waktu kurang lebih tiga bulan sejak dimulai pada 25 Februari 2026 lalu.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yon Zipur 16 Kodam Iskandar Muda atas dedikasi dan kerja kerasnya selama tiga bulan ini. Semoga pengorbanan dan jerih payah seluruh personel mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,” tutur Riswandika.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran infrastruktur ini merupakan langkah krusial dalam pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang sempat melanda wilayah Bener Meriah beberapa waktu lalu. Jembatan ini menjadi urat nadi yang memulihkan mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat. Selain itu, apresiasi khusus juga dilayangkan kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian dan dukungannya terhadap percepatan pembangunan fasilitas publik di daerah tersebut.
Jembatan Bailey Wihni Percos memiliki bentang panjang mencapai 18 meter dengan daya dukung beban maksimal hingga 20 ton. Jembatan ini berfungsi sebagai penghubung strategis antara dua wilayah, yakni Kecamatan Bukit dan Kecamatan Wih Pesam.
Mengingat jembatan ini memiliki batas kapasitas beban tertentu, pemerintah daerah bersama pihak keamanan mengimbau warga dan pengguna jalan untuk selalu disiplin dalam berkendara. Pengendara truk atau kendaraan angkutan barang diharapkan memperhatikan tonase muatan guna menjaga ketahanan jembatan dalam jangka panjang sekaligus mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di jalan raya.(SrNTv).










