KUTACANE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara menggelar dua agenda strategis dalam satu hari guna meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempererat hubungan kemitraan dengan elemen masyarakat. Dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, SE., MM, rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan Apel Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pagi hari dan dilanjutkan dengan agenda Silaturahmi bersama Insan Pers di siang hari pada Senin (25/5/2026).
Pada Senin pagi, ratusan aparatur sipil negara yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga Tenaga Pelayanan Khusus (TPK) berkumpul di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Tenggara untuk mengikuti apel gabungan rutin.
Momentum apel kali ini terasa berbeda karena dilaksanakan menjelang peringatan Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 M. Guna memberikan dukungan moral serta meningkatkan kesejahteraan para pegawai, Bupati Salim Fakhry secara simbolis membagikan paket bahan pangan pokok (sembako) berupa telur, beras, dan minyak goreng serta sarapan pagi gratis bagi seluruh peserta apel.
Dalam arahannya, Bupati menyatakan bahwa pemberian ini merupakan bentuk apresiasi berkala dari pemerintah daerah untuk menjaga motivasi kerja staf.
“Kami menambahkan pembagian sembako dan sarapan pagi hari ini agar para pegawai terus menjaga kedisiplinan, patuh terhadap regulasi yang berlaku, serta tidak bermalas-malasan dalam melayani masyarakat. Upaya ini juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan antara pimpinan dan seluruh staf Setdakab,” ungkap Salim Fakhry.
Aksi sosial ini disambut hangat oleh para pegawai. Ayu, salah seorang staf Tenaga Pelayanan Khusus (TPK), menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang ditunjukkan oleh kepala daerah menjelang hari raya keagamaan.
Silaturahmi dengan Pers: Menegaskan Sikap Terbuka Terhadap Kritik
Usai pelaksanaan apel, agenda bergeser ke ruang Oproom Setdakab Aceh Tenggara untuk menggelar silaturahmi tatap muka bersama puluhan jurnalis dari berbagai media massa yang bertugas di wilayah setempat. Pertemuan ini dihadiri pula oleh Ketua DPRK Aceh Tenggara, Dr. Denny Febrian Roza, S.STP., M.Si, Sekretaris Daerah Yusrizal, S.T., serta jajaran kepala OPD.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Salim Fakhry secara terbuka menegaskan bahwa Pemkab Aceh Tenggara berkomitmen menjaga transparansi publik dan tidak anti terhadap kritik dari media. Baginya, kritik yang objektif dan konstruktif dari jurnalis merupakan fungsi kontrol sosial yang sangat penting demi kemajuan pembangunan daerah.
“Saya tidak anti terhadap kritikan. Kritik yang membangun sangat kami perlukan demi mengevaluasi kekurangan jalannya pemerintahan. Namun, kami juga mengimbau agar rekan-rekan pers senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan menyajikan berita secara berimbang,” tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menginstruksikan kepada seluruh kepala dinas dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Aceh Tenggara agar selalu kooperatif terhadap wartawan. Ia meminta para pejabat daerah untuk tidak menghindari konfirmasi atau pertanyaan dari media demi terciptanya keterbukaan informasi publik yang sehat.[]



























