PIDIE – Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam membantu kesulitan rakyat di wilayah teritorialnya kembali dibuktikan oleh jajaran Kodim 0102/Pidie. Melalui program bakti sosial, personel TNI kini tengah membangun rumah layak huni bagi seorang warga duafa di Desa Kebun Nilam, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.
Penerima manfaat bantuan tersebut adalah Ibu Siti Hawa (50), seorang warga kurang mampu yang selama ini terpaksa tinggal di hunian dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Proses pembangunan ini resmi dimulai setelah melalui tahap peninjauan lapangan pada Minggu (10/5/2026).
Pembangunan rumah bagi Siti Hawa ini merupakan inisiatif murni hasil swadaya jajaran Kodim 0102/Pidie. Hal ini menjadi bentuk nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana personel kepolisian dan militer tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir memberikan solusi bagi kesejahteraan sosial masyarakat.
Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pembangunan didampingi oleh Danramil 16/Tangse, Kapten Kav Dianprayatna.
Dalam tinjauannya, Letkol Inf Abdul Hadi mengungkapkan bahwa rumah lama milik Siti Hawa sudah tidak layak lagi ditempati secara permanen karena faktor keamanan dan kesehatan bangunan. Atas dasar itulah, pihak Kodim bergerak cepat untuk melakukan bedah rumah secara menyeluruh.
“Setelah kami melihat langsung kondisi rumah yang ditempati Ibu Siti Hawa, memang kondisinya sangat memprihatinkan dan masuk kategori tidak layak huni. Oleh karena itu, kami berupaya semaksimal mungkin memberikan bantuan agar beliau dapat tinggal di rumah yang lebih aman dan nyaman ke depannya,” ujar Dandim 0102/Pidie di sela-sela peninjauan.
Proses pembangunan rumah ini dikerjakan secara gotong royong oleh sejumlah personel dari Koramil 16/Tangse bersama masyarakat setempat. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian bangunan sehingga Ibu Siti Hawa bisa segera menempati rumah barunya.
Bagi masyarakat Tangse, aksi nyata dari Kodim 0102/Pidie ini merupakan oase di tengah kesulitan ekonomi yang melanda warga kurang mampu. Kehadiran sosok Letkol Inf Abdul Hadi di lapangan juga memberikan dorongan moril bagi warga untuk terus menghidupkan budaya gotong royong di lingkungan pedesaan.
Dengan adanya rumah baru yang permanen dan layak, diharapkan kualitas hidup Ibu Siti Hawa dapat meningkat, sekaligus menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat selalu membawa dampak positif bagi kemanusiaan.[]









