BREAKING

ACEH

Menkes Resmikan Puskesmas Lokop Pasca Hilang Tersapu Banjir

ACEH TIMUR – Penantian panjang masyarakat di wilayah pedalaman Aceh Timur untuk mendapatkan akses kesehatan yang layak akhirnya terjawab. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, meresmikan langsung bangunan baru Puskesmas Lokop di Kecamatan Serbajadi pada Sabtu (14/2/2026).

Puskesmas ini memiliki nilai sejarah dan perjuangan yang mendalam bagi warga setempat, mengingat bangunan sebelumnya hancur total dan hilang disapu banjir bandang besar beberapa waktu lalu.

Belajar dari musibah masa lalu, pemerintah mengambil langkah strategis dengan merelokasi lokasi pembangunan. Jika gedung lama berada di dataran rendah yang rawan luapan sungai, gedung baru Puskesmas Lokop kini berdiri kokoh di atas area perbukitan.

“Kita pastikan bangunan ini tidak hanya megah, tapi juga aman. Pemilihan lokasi di atas bukit adalah langkah mitigasi bencana agar pelayanan kesehatan tidak lagi lumpuh akibat banjir,” ujar Menkes dalam sambutannya.

Meski berada di wilayah pedalaman, Puskesmas Lokop yang baru ini dilengkapi dengan fasilitas yang jauh lebih lengkap dan modern:

Ruang Rawat Inap: Kapasitas yang lebih besar untuk menampung pasien darurat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

Peralatan Medis Digital: Integrasi sistem informasi kesehatan untuk mempermudah rujukan dan pendataan pasien secara real-time.

Tenaga Medis Siaga: Penempatan dokter dan perawat spesialis secara berkala guna menjamin kualitas layanan tetap optimal.

Akses Ambulans: Penambahan armada ambulans medan berat (4×4) untuk menjangkau desa-desa terpencil di sekitar Lokop.

Hadirnya Puskesmas ini disambut haru oleh masyarakat. Selama gedung lama hilang, layanan kesehatan sempat dilakukan di tenda darurat dan bangunan sementara dengan keterbatasan alat.

“Ini adalah bukti kehadiran negara hingga ke pelosok. Kami ingin masyarakat di perbatasan dan pedalaman Aceh mendapatkan hak kesehatan yang sama dengan warga di kota besar,” tambah Menkes.

Peresmian ini menjadi bagian dari program transformasi layanan kesehatan primer nasional. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki infrastruktur kesehatan di daerah rawan bencana dengan standar bangunan yang tahan terhadap guncangan gempa maupun ancaman hidrometeorologi seperti banjir.

Pihak Kementerian Kesehatan juga berjanji akan terus memantau ketersediaan obat-obatan dan insentif bagi tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah terpencil seperti Lokop guna memastikan operasional puskesmas berjalan berkelanjutan.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts