BANDA ACEH – Menjelang satu tahun masa kepemimpinan dan pelaksanaan program unggulan di sektor kesehatan, Bupati Tarmizi secara resmi memaparkan capaian signifikan terkait pemanfaatan Dana Kesejahteraan Rakyat Bagi Kesehatan (KABS). Program ini menjadi sorotan karena fokus pada bantuan pembiayaan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis mendesak.
Dalam pernyataan resminya pada Kamis (12/2/2026), Bupati Tarmizi menegaskan bahwa transparansi data adalah kunci untuk memastikan program ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi warga.
Realisasi Dana KABS: Membantu Ribuan Pasien
Bupati Tarmizi mengungkapkan bahwa hingga saat ini, jumlah pasien yang telah menerima manfaat langsung dari Dana KABS telah mencapai angka yang cukup besar. Bantuan ini mencakup berbagai jenis layanan kesehatan, mulai dari biaya pengobatan di rumah sakit hingga biaya operasional pendukung bagi pasien kurang mampu.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terkendala biaya saat harus mendapatkan perawatan medis. Dana KABS hadir sebagai jaring pengaman sosial di sektor kesehatan,” ujar Bupati Tarmizi.
Evaluasi Satu Tahun Program
Selama hampir setahun berjalan, program Dana KABS telah melewati berbagai tahap evaluasi. Beberapa poin utama yang disampaikan oleh Bupati meliputi:
Kecepatan Penyaluran: Memangkas birokrasi agar pasien darurat bisa segera mendapatkan bantuan dana tanpa prosedur yang rumit.
Cakupan Wilayah: Penyaluran dana kini telah menjangkau pelosok desa, memastikan keadilan akses kesehatan bagi seluruh warga.
Integrasi Data: Penggunaan sistem data terpadu untuk mencegah tumpang tindih bantuan dengan program jaminan kesehatan nasional lainnya.
Komitmen Peningkatan Pelayanan di 2026
Meski jumlah pasien yang terbantu terus meningkat, Bupati Tarmizi mengakui masih ada ruang untuk perbaikan. Ke depan, pemerintah daerah berencana untuk meningkatkan alokasi anggaran serta memperluas kriteria penerima manfaat agar lebih banyak masyarakat rentan yang terlindungi.
“Angka yang kita capai hari ini bukan sekadar statistik, melainkan jumlah nyawa yang berhasil kita bantu fasilitas kesehatannya. Ini adalah bentuk pengabdian nyata kami kepada masyarakat,” tambahnya.
Respons Masyarakat dan Harapan ke Depan
Masyarakat menyambut positif transparansi yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Banyak pihak berharap agar program Dana KABS ini dapat terus berlanjut secara berkelanjutan (sustainable) dan tidak hanya menjadi program musiman, mengingat pentingnya akses kesehatan yang terjangkau bagi stabilitas ekonomi keluarga.[]









