BREAKING

NASIONAL

Penembak Smart Air Terungkap! 2 Kelompok KKB Terlibat

Identitas pelaku penembakan pesawat Smart Air di Papua Selatan mulai teridentifikasi. Dua kelompok KKB diduga kuat berada di balik aksi teror ini.

PAPUA – Teka-teki mengenai pelaku aksi penembakan terhadap pesawat milik maskapai Smart Air di wilayah Papua Selatan akhirnya menemui titik terang. Berdasarkan hasil investigasi awal dan pemantauan intelijen di lapangan, pihak keamanan menduga kuat bahwa serangan tersebut dilakukan oleh dua kelompok KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) yang berbeda.

Aksi penembakan yang terjadi saat pesawat hendak mendarat ini sempat memicu kepanikan, meskipun dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kerusakan pada badan pesawat kini tengah dalam pemeriksaan tim teknis.

Dua Kelompok dalam Bidikan Petugas

Aparat keamanan gabungan TNI-Polri telah mengidentifikasi pergerakan dua faksi KKB yang beroperasi di wilayah pegunungan dan perbatasan Papua Selatan. Kedua kelompok ini diduga melakukan koordinasi atau beraksi di wilayah yang sama untuk menciptakan gangguan keamanan terhadap jalur logistik udara.

“Kami telah mengantongi identitas kelompok yang diduga bertanggung jawab. Saat ini, fokus utama adalah pengejaran dan penyisiran di titik-titik yang menjadi jalur pelarian mereka,” ujar juru bicara pihak keamanan setempat pada Jumat (13/2/2026).

Modus Operandi: Mengincar Jalur Logistik

Serangan terhadap pesawat sipil seperti Smart Air dinilai sebagai taktik KKB untuk memutus rantai pasokan kebutuhan pokok dan mengintimidasi warga sipil di daerah terpencil. Berikut adalah beberapa poin penting terkait situasi di lapangan:

Posisi Penembakan: Pelaku diduga menembak dari arah perbukitan yang mengelilingi area bandara/lapangan terbang.

Jenis Senjata: Berdasarkan bekas tembakan pada badan pesawat, diduga kuat pelaku menggunakan senjata api laras panjang.

Motif Serangan: Selain menciptakan teror, aksi ini diduga dilakukan untuk menunjukkan eksistensi kelompok tersebut di wilayah Papua Selatan.

Peningkatan Status Keamanan Udara

Menyusul insiden ini, otoritas bandara dan pihak keamanan meningkatkan status kewaspadaan di beberapa lapangan terbang perintis. Personel keamanan tambahan telah disiagakan di area perimeter bandara untuk mencegah serangan serupa terulang kembali.

Pemerintah daerah juga mengimbau maskapai penerbangan untuk tetap berkoordinasi ketat dengan aparat sebelum melakukan penerbangan ke wilayah-wilayah yang dianggap rawan.

Komitmen Penegakan Hukum

Pemerintah menegaskan tidak akan menoleransi aksi kekerasan yang mengancam nyawa warga sipil dan operasional transportasi publik. Satgas Operasi di Papua terus dikerahkan untuk mempersempit ruang gerak kedua kelompok tersebut dan memastikan stabilitas keamanan di Tanah Papua tetap terjaga.

Saat ini, evakuasi dan perbaikan pesawat Smart Air sedang diupayakan, sementara patroli udara terus ditingkatkan guna memantau pergerakan kelompok bersenjata di hutan-hutan sekitar.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts