BREAKING

LIFESTYLETEKNOLOGI

NVIDIA Terapkan Batas Waktu 100 Jam di GeForce Now, Masihkah Layak Berlangganan?

SEANTERONEWS.com – Kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi NVIDIA. Layanan cloud gaming populer mereka, GeForce Now, resmi memberlakukan kebijakan baru yang memicu perdebatan panas di kalangan komunitas gamer dunia. Mulai awal tahun 2025, NVIDIA akan membatasi durasi bermain bagi pelanggan berbayar.

Langkah ini diambil dengan alasan untuk menjaga stabilitas server dan memastikan kualitas layanan tetap prima bagi seluruh pengguna. Namun, bagi para hardcore gamer, kebijakan ini dianggap sebagai langkah mundur bagi masa depan cloud gaming.

Berdasarkan pengumuman resmi tersebut, pelanggan paket Performance dan Ultimate kini hanya diberikan jatah bermain selama 100 jam per bulan. NVIDIA mengklaim bahwa batasan ini sebenarnya sangat longgar, karena menurut data mereka, 94% pengguna GeForce Now bermain kurang dari angka tersebut setiap bulannya.

Namun, bagi 6% pengguna lainnya yang biasanya merupakan gamer kompetitif atau mereka yang menjadikan cloud gaming sebagai platform utama, kebijakan ini terasa seperti “hukuman” bagi loyalitas mereka.

Untuk meredam kemarahan pengguna, NVIDIA menawarkan sistem rollover. Jika Anda tidak menghabiskan 100 jam dalam satu bulan, sisa waktu hingga 15 jam dapat diakumulasikan ke bulan berikutnya.

Lantas, bagaimana jika jatah 100 jam Anda habis sebelum bulan berakhir? Berikut adalah opsinya:

Pengguna bisa membeli paket tambahan 15 jam seharga $2.99 (sekitar Rp46.000) untuk paket Performance, atau $5.99 (sekitar Rp92.000) untuk paket Ultimate.

Tetap bisa bermain namun dengan spesifikasi server “Basic” yang memiliki antrean panjang dan performa terbatas.

Selain pembatasan waktu, NVIDIA juga melakukan rebranding. Paket langganan “Priority” kini berubah nama menjadi Performance. Kabar baiknya, anggota Performance kini bisa menikmati resolusi hingga 1440p, naik dari sebelumnya yang hanya 1080p, serta dukungan untuk monitor ultrawide.

Bagi pengguna di tanah air yang sangat bergantung pada stabilitas bandwidth dan layanan cloud untuk memainkan game AAA tanpa PC mahal, kebijakan ini tentu menjadi pertimbangan besar. Biaya berlangganan yang sudah cukup tinggi kini ditambah dengan bayang-bayang biaya tambahan jika melewati batas kuota waktu.

Apakah kebijakan ini akan membuat pengguna bermigrasi ke layanan kompetitor seperti Xbox Cloud Gaming atau kembali merakit PC fisik? Waktu yang akan menjawab.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts