SEANTERONEWS.com — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan kuat tentang arti pengabdian bagi bangsa. Dalam sebuah kesempatan, ia menegaskan bahwa mengabdi hingga titik terakhir demi kepentingan rakyat merupakan sebuah kehormatan yang tidak ternilai.
Prabowo menuturkan, sejak awal dirinya memilih jalan hidup sebagai abdi negara. Ia meyakini bahwa setiap jabatan yang diemban harus dipertanggungjawabkan sepenuhnya, baik di hadapan rakyat maupun sejarah.
Menurut Prabowo, tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini tidak ringan. Persoalan keamanan, ekonomi, pangan, dan kesejahteraan masyarakat membutuhkan kepemimpinan yang siap bekerja keras tanpa pamrih.
Ia menekankan pentingnya persatuan nasional. Dalam pandangannya, energi bangsa tidak boleh habis karena konflik sesama anak bangsa. Sebaliknya, seluruh potensi harus diarahkan untuk membangun dan memperkuat negara.
Prabowo juga mengingatkan bahwa para pendiri bangsa telah memberi teladan tentang keberanian berkorban. Semangat itulah yang, menurutnya, harus terus diwariskan kepada generasi penerus.
Di hadapan para hadirin, Prabowo menyampaikan rasa hormatnya kepada aparat keamanan, tenaga kesehatan, hingga petani dan nelayan yang bekerja tanpa lelah. Mereka disebut sebagai pilar yang menjaga kehidupan bangsa tetap berjalan.
Ia menambahkan, pemerintah berusaha memastikan seluruh kebijakan berpihak pada rakyat kecil. Program perlindungan sosial, peningkatan produktivitas, dan kemandirian pangan menjadi fokus utama.
Prabowo mengajak semua pihak untuk ikut menjaga stabilitas dan keadilan sosial. Baginya, keberhasilan membangun Indonesia hanya mungkin tercapai jika seluruh elemen bangsa berjalan seirama.
Menutup pernyataannya, Prabowo kembali menegaskan bahwa pengabdian yang tulus adalah bentuk tertinggi cinta kepada tanah air. “Jika harus berkorban demi rakyat, itu adalah kehormatan,” ujarnya.[]









