BREAKING

INTERNASIONAL

Kepala Staf Angkatan Darat Libya Dikabarkan Tewas, Kondisi Negara Kini Genting

SEANTERONEWS.com – Sebuah kabar mengejutkan datang dari Libya di penghujung tahun 2025. Perdana Menteri Libya, Abdulhamid Dbeibah, secara resmi mengonfirmasi bahwa dirinya telah menerima laporan mengenai kematian Kepala Staf Angkatan Darat Libya setelah pesawat yang ditumpanginya mengalami kecelakaan tragis.

Insiden ini mengguncang stabilitas politik dan militer di negara yang tengah berjuang membangun kedamaian tersebut.

Melansir laporan eksklusif dari Reuters, kecelakaan maut tersebut terjadi pada Selasa (23/12). Hingga saat ini, detail mengenai lokasi pasti jatuhnya pesawat dan penyebab teknis kecelakaan masih dalam penyelidikan ketat oleh otoritas keamanan Libya.

PM Dbeibah menyampaikan rasa duka yang mendalam melalui saluran resmi, menyebut sang Panglima sebagai sosok kunci dalam upaya penyatuan militer dan menjaga kedaulatan negara.

Kematian Jenderal tertinggi ini menimbulkan kekhawatiran besar akan terjadinya kekosongan kekuasaan (power vacuum) di struktur militer. Mengingat kondisi Libya yang masih sering mengalami ketegangan antar faksi, sosok Kepala Staf ini sebelumnya dipandang sebagai figur penyeimbang.

Pasukan keamanan di seluruh Tripoli dan wilayah sekitarnya dilaporkan dalam status siaga tinggi.

Pemerintah diharapkan segera mengumumkan penunjukan pejabat sementara untuk mencegah destabilisasi lebih lanjut.

Dunia internasional, termasuk PBB dan negara-negara tetangga di Afrika Utara, terus memantau situasi ini dengan cermat. Kecelakaan ini terjadi di tengah upaya mediasi politik yang sedang berlangsung untuk menyelenggarakan pemilu nasional.

Para analis politik memperingatkan bahwa insiden tragis ini bisa menjadi ujian berat bagi pemerintahan PM Dbeibah dalam mempertahankan kontrol dan persatuan nasional.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts