SEANTERONEWS.com – Apple secara mengejutkan memutuskan untuk menghentikan fitur yang telah menemani pengguna setianya selama lebih dari satu dekade. Fitur “Flyover Tour”, yang memungkinkan pengguna melakukan tur udara 3D secara otomatis di kota-kota besar dunia, kini telah dihapus dari layanan Apple Maps.
Langkah ini menandai akhir dari sebuah era bagi fitur yang pertama kali diperkenalkan saat Apple berusaha keras menantang dominasi Google Maps.
Meskipun Apple belum memberikan pernyataan resmi secara mendetail, pakar teknologi menilai bahwa penghapusan ini merupakan bagian dari strategi penyederhanaan antarmuka Apple Maps. Beberapa alasan yang mungkin melatarbelakangi keputusan ini antara lain:
Fokus pada Look Around: Apple kini lebih memprioritaskan fitur Look Around (serupa dengan Google Street View) yang menawarkan detail permukaan jalan yang lebih tajam dan fungsional.
Integrasi Apple Vision Pro: Ada spekulasi bahwa Apple sedang mengalihkan sumber daya pemetaan 3D-nya untuk pengalaman yang lebih imersif pada perangkat headset AR/VR mereka.
Penggunaan yang Rendah: Data internal kemungkinan menunjukkan bahwa tur otomatis ini jarang digunakan oleh pengguna dibandingkan navigasi point-to-point biasa.
Fitur Flyover Tour sebelumnya menjadi favorit karena kemampuannya menyajikan pemandangan kota seperti Paris, New York, hingga Tokyo dengan cara yang dramatis dan sinematik hanya dengan satu sentuhan. Kini, meski tampilan 3D Flyover masih ada secara manual, opsi untuk melakukan tur terpandu otomatis telah menghilang sepenuhnya dari daftar menu.
Penghapusan fitur yang sudah ada sejak era iOS 6 ini memicu diskusi hangat di forum-forum teknologi. Banyak pengguna yang menyayangkan hilangnya cara tercepat untuk mengeksplorasi estetika kota dari udara, sementara yang lain menganggap ini adalah langkah maju untuk membuang fitur “sampah” yang memberatkan aplikasi.[]









