SEANTERONEWS.com – Perlawanan Palestina sekali lagi menunjukkan kekuatan strategi militer yang terstruktur dan mematikan. Sayap bersenjata Hamas, Brigade al-Qassam, mengumumkan serangan-serangan mematikan yang menarget pasukan Israel pada beberapa titik di Jalur Gaza—menyasar tank, kendaraan tempur, dan pasukan infanteri dengan eksplosif dan penembakan jarak dekat.
Serangan Ambush di Rafah Timur yang Efektif
Di daerah Rafah, Brigade al-Qassam menyiapkan jebakan mematikan yang menghantam detasemen teknik Israel yang tengah melakukan pembongkaran bangunan. Serangan ini dilancarkan dengan kombinasi granat anti-personel dan anti-tank, menyebabkan sebuah rumah meledak dan menelan korban di pihak Israel.
Taktik ini diikuti dengan pertempuran jarak dekat di lingkungan al-Jeneina, di mana pasukan pendudukan dihadang langsung oleh serangan yang memaksa penggunaan helikopter evakuasi dengan perlindungan artileri udara.
Taktik Serupa di Gaza City
Dalam tindakan lanjutan, perlawanan juga menciptakan serangan ambush di lingkungan al-Zaytoun, menembakkan ranjau dan senjata berat seperti “Yassin 105” dan “TBG” menuju tank-tank Merkava dan APC (Armored Personnel Carrier). Ada rekaman yang menunjukkan pasukan Israel terpojok di dalam bangunan, diserang secara sistematis oleh Brigade al-Qassam.
Ringkasan Efek Strategis
| Wilayah | Target Serangan | Taktik |
|---|---|---|
| Rafah Timur | Pasukan teknik & infanteri | Jebakan eksplosif + peperangan jarak dekat |
| al-Zaytoun | Tank & APC | Peledakan ranjau, tembakan granat |
Implikasi Taktis dan Strategis
-
Efektivitas tinggi: Taktik ini memaksa evakuasi darurat dan menunjukkan kelemahan perlindungan paramiliter Israel di kota.
-
Tekanan psikologis: Serangan jarak dekat dan terkoordinasi meningkatkan tingkat kecemasan dan disorientasi dalam pasukan pendudukan.
-
Kepiawaian perlawanan: Strategi milis lokal memperlihatkan kemampuan adaptasi cepat terhadap agresi militer modern—menjadikan perlawanan terus resilien, meskipun dengan sumber daya terbatas.
Kesimpulan
Alih-alih tumbang oleh kekuatan udara dan teknologi canggih Israel, Brigade al-Qassam membalas dengan perlawanan taktis melekat, memanfaatkan medan urban serta kejutan raids. Strategi ambush dan jebakan efektif ini mencerminkan tingkat dinamika konflik yang kompleks dan berubah-ubah di Gaza.[]











