TAPAKTUAN – Curah hujan berintensitas tinggi memicu luapan air yang merendam permukiman warga di kawasan Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Guna memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan kebutuhan dasar warga terpenuhi, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah meninjau langsung pusat pengungsian di Posko Siaga SAR, Markas Komando (Mako) Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimobda Aceh, Kamis (29/10/2026).
Genangan banjir yang mulai merangsek sejak Rabu (28/10/2026) dini hari itu memaksa ratusan jiwa meninggalkan rumah mereka demi mencari keselamatan. Peninjauan lapangan ini difokuskan pada pengecekan ketersediaan logistik pangan, fasilitas medis darurat, serta pemetaan potensi perluasan limpasan air ke area permukiman yang lebih padat.
Berdasarkan pendataan mutakhir aparat di lapangan, bencana hidrometeorologi ini melanda dua gampong utama:
Gampong Cot Bayu: Sebanyak 14 kepala keluarga (KK) dengan total 56 jiwa mengungsi di gedung Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Gampong Cot Bayu.
Gampong Lhok Raya: Sebanyak 18 KK yang terdiri atas 57 jiwa dievakuasi menuju Posko Siaga SAR di Mako Kompi 3 Yon C Pelopor Trumon Tengah.
Secara kumulatif, warga yang kini menempati pos penampungan sementara mencapai 32 KK atau 113 jiwa.
Pengerahan Puluhan Personel dan Bantuan Evakuasi
Menyikapi eskalasi air di sejumlah titik, AKBP T. Ricki Fadlianshah memastikan jajarannya menerjunkan puluhan personel terlatih dari Polres Aceh Selatan untuk memperkuat perbantuan evakuasi serta pengamanan harta benda warga yang tertinggal di rumah terendam.
“Kami menyiagakan puluhan personel kepolisian untuk turun langsung ke titik-titik krusial, baik membantu mobilisasi warga rentan seperti lansia dan anak-anak, mengawal suplai makanan di posko, maupun memitigasi potensi kerawanan lainnya. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera mengikuti panduan petugas penyelamat apabila debit air menunjukkan tren kenaikan,” ujar Ricki.
Dalam kunjungan kerja tanggap bencana tersebut, Kapolres didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Selatan Erja Rinanda, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Aceh Selatan Supriadi, Kapolsek Trumon Iptu Agusdi, serta Wadanki 3 Yon C Pelopor Trumon Ipda Rahmad Fadil.
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui BPBD dan Dinas Sosial terus memantau tinggi muka air sungai di hulu Trumon Tengah secara berkala. Sinergi antara Korps Bhayangkara, satuan Brimob, dan pemerintah daerah ini dipastikan terus bersiaga hingga genangan air surut sepenuhnya serta warga dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman.











