BREAKING

ACEH

Tinjau SRT 26, Bupati Pidie Jaya Fokus Kualitas Pendidikan

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 26 guna memastikan kualitas belajar, karakter siswa, dan fasilitas literasi.

MEUREUDU – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan dasar yang berkualitas dan inklusif. Guna memastikan hal tersebut berjalan di lapangan, Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, turun langsung melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 26 pada Sabtu (17/10/2026).

Dalam lawatan tersebut, Bupati menyusuri area sekolah untuk meninjau secara langsung dinamika proses kegiatan belajar mengajar (KBM), fasilitas penunjang, hingga aktivitas siswa di ruang perpustakaan.

Tidak sekadar memantau infrastruktur fisik, orang nomor satu di Pidie Jaya ini juga menyempatkan diri berdialog hangat dengan tenaga pendidik dan para siswa. Dalam arahannya, Sibral Malasyi menekankan bahwa eksistensi SRT 26 Pidie Jaya memiliki misi yang jauh lebih besar daripada sekadar menyediakan bangku sekolah gratis.

“Sekolah Rakyat tidak boleh hanya berhenti pada penyediaan akses. Ruang kelas ini harus menjadi kawah candradimuka yang mampu membentuk karakter, mendongkrak kapasitas akademik, menanamkan kedisiplinan tingkat tinggi, serta membangun rasa percaya diri anak-anak kita,” tegas Bupati di hadapan para guru.

Perpustakaan Sebagai Jantung Literasi

Sorotan khusus juga diberikan pada fasilitas perpustakaan sekolah. Menurut Sibral, perpustakaan adalah jantung peradaban dalam sebuah instansi pendidikan. Kunjungannya ke ruang baca tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa budaya literasi benar-benar dihidupkan.

Ia mendorong agar minat baca peserta didik terus dipacu untuk memperluas cakrawala wawasan mereka. Bupati berharap, seluruh sarana dan prasarana yang telah diinvestasikan oleh pemerintah daerah dapat dieksploitasi secara optimal, sehingga setiap anak mendapat kesempatan yang setara untuk menggali potensi dan mengejar cita-citanya.

Ruang Tumbuh Inklusif bagi Generasi Penerus

Secara filosofis, keberadaan SRT ditujukan sebagai ruang tumbuh afirmatif, khususnya bagi anak-anak yang berasal dari keluarga prasejahtera. Pemerintah daerah memiliki visi jangka panjang agar lulusan sekolah ini menjelma menjadi generasi yang cerdas, berkarakter kuat, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi di tengah tantangan zaman.

Melalui peninjauan langsung ini, Pemkab Pidie Jaya ingin memastikan bahwa janji peningkatan mutu pendidikan tidak sekadar menjadi deretan angka di atas kertas, melainkan sebuah realitas yang dirasakan manfaatnya setiap hari oleh para siswa.

Menutup kunjungannya, Bupati Sibral Malasyi menitipkan pesan krusial kepada para pengelola sekolah dan dewan guru. Ia meminta agar para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut terus menjaga ritme kualitas pembelajaran.

“Tugas guru bukan sekadar mengajar, tapi juga menciptakan suasana kelas yang inspiratif. Perkuat fondasi literasi, karena dari situlah masa depan generasi emas Pidie Jaya akan terbentuk,” pungkasnya.[]

author avatar
Saumi R News Tv

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts