SEANTERONEWS.com | Takengon — Sebuah video yang memperlihatkan seorang pelajar yang disebut berasal dari SMKN 1 Takengon kedapatan merokok dan bermain batu di kawasan kantin sekitar Lapangan Musara Alun, Takengon, Aceh Tengah, menjadi perhatian publik pada Kamis, (27/8/2026).
Rekaman yang beredar melalui akun TikTok @kerbergayo dan Instagram kebergayo_com itu memperlihatkan seorang siswa berdiri membelakangi kamera. Kedua tangannya terlihat berada di belakang badan. Dalam rekaman yang sama, tampak seorang pria yang disebut sebagai Bupati Aceh Tengah Haili Yoga berada di lokasi dan memberikan teguran kepada pelajar tersebut.
Peristiwa itu disebut bermula ketika Bupati Haili Yoga menemukan sejumlah aktivitas pelajar di sekitar kawasan Musara Alun yang dianggap tidak semestinya dilakukan. Di antara aktivitas yang menjadi perhatian ialah merokok serta bermain batu di area kantin.
Respons pelajar setelah mendapat teguran juga ikut menjadi sorotan. Dalam video tersebut, bahasa tubuh siswa dinilai tidak segera menunjukkan sikap patuh ketika berhadapan dengan kepala daerah. Namun, penilaian mengenai gestur tersebut tetap perlu ditempatkan secara proporsional karena rekaman yang beredar tidak memberikan gambaran lengkap mengenai keseluruhan kejadian.
Hingga berita ini disusun, belum ditemukan keterangan resmi dari Bupati Haili Yoga maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang secara khusus menjelaskan kronologi video tersebut. Identitas pelajar, waktu persis kejadian, serta ada atau tidaknya tindakan lanjutan terhadap siswa juga belum dikonfirmasi secara resmi.
Peristiwa ini menjadi perhatian tersendiri karena Lapangan Musara Alun sedang dikembalikan sebagai salah satu ruang publik utama di Takengon.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sebelumnya menyatakan kawasan tersebut ditata agar dapat menjadi ruang terbuka yang representatif dan dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, bersilaturahmi, kegiatan UMKM, seni, budaya hingga berbagai kegiatan publik. Pernyataan tersebut disampaikan Pemkab Aceh Tengah dalam peninjauan penataan Musara Alun pada 4 Juli 2026.
Penguatan fungsi Musara Alun sebagai ruang publik juga terlihat dalam rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pemkab Aceh Tengah menggelar gotong royong massal di kawasan tersebut pada 7 Agustus 2026, sementara upacara HUT RI pada 17 Agustus 2026 dipusatkan di Lapangan Musara Alun. Pemkab menyebut kawasan itu kembali diarahkan menjadi tempat masyarakat berkumpul, berinteraksi, serta menikmati berbagai kegiatan sosial dan budaya.
Kedekatan Bupati Haili Yoga dengan lingkungan pendidikan juga bukan kali pertama terjadi. Pada 30 Maret 2026, Haili Yoga tercatat menjadi pembina upacara di SMKN 1 Takengon dalam kegiatan hari pertama masuk sekolah yang diikuti para pimpinan daerah Aceh Tengah secara serentak di sejumlah sekolah. Informasi tersebut diberitakan RRI pada tanggal yang sama berdasarkan keterangan kegiatan pemerintah daerah.
Karena itu, video teguran terhadap pelajar tersebut tidak semestinya berhenti pada persoalan seorang siswa yang diduga merokok di ruang publik.
Peristiwa ini sekaligus menyoroti persoalan yang lebih luas: seberapa kuat pengawasan terhadap pelajar di luar sekolah, bagaimana pembinaan karakter dan kedisiplinan berjalan, serta sejauh mana sekolah, keluarga, pemerintah dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam membentuk perilaku generasi muda. Di tengah upaya menjadikan Musara Alun sebagai ruang publik yang tertib dan representatif, perilaku pelajar di kawasan tersebut menjadi cermin yang patut diperhatikan.(*)











