LHOKSEUMAWE — Ratusan mahasiswa baru Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) mendapatkan pembekalan intensif mengenai pembentukan karakter, etika berdigital, dan penanaman nilai-nilai nasionalisme. Kegiatan yang digelar di lingkungan kampus PNL ini menghadirkan dua narasumber utama dari unsur Forkopimda, yakni Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., dan Komandan Kodim (Dandim) 0103/Aceh Utara Letkol Inf Faisal, S.Sos., M.Si., Rabu (19/8/2026).
Pihak pimpinan PNL sengaja melibatkan TNI dan Polri dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa proses pendidikan vokasi tidak hanya berfokus pada penguasaan materi teknis dan keahlian akademis, tetapi juga diimbangi dengan integritas, kedisiplinan, serta kesadaran hukum yang kuat.
Penguatan Identitas Bangsa dan Etika Media Sosial
Dalam sesi materinya yang bertajuk “Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Jati Diri Negara”, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan menekankan pentingnya memahami kembali empat konsensus dasar bernegara: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Ahzan mengingatkan bahwa tantangan utama generasi muda saat ini terletak pada derasnya keterbukaan informasi digital. Oleh karena itu, kecerdasan akademis harus disertai dengan kematangan berpikir kritis dan kesantunan dalam berinteraksi di media sosial.
“Generasi terdidik dituntut bijak memilah informasi, menghormati hak sesama di ruang publik, serta memiliki kesadaran hukum. Kebebasan di era digital harus selalu berjalan seiring dengan etika dan rasa tanggung jawab,” imbau AKBP Ahzan.
Menerjemahkan Bela Negara Lewat Karya Vokasi
Sementara itu, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Faisal membawa perspektif wawasan kebangsaan yang dekat dengan realitas dunia mahasiswa vokasi. Menurut pamen TNI yang berpengalaman di bidang keintelijenan dan satuan pembetuk tempur tersebut, aksi bela negara bagi kalangan terdidik tidak selalu berupa pengabdian fisik.
Letkol Inf Faisal menggarisbawahi bahwa wujud nyata bela negara bagi mahasiswa teknik dan vokasi dapat ditunjukkan melalui:
-
Kedisiplinan & Ketekunan: Menjaga ketepatan waktu dan komitmen penuh selama menempuh studi.
-
Inovasi & Karya: Mengembangkan keahlian teknologi yang berdaya guna bagi pemecahan masalah di tengah masyarakat.
-
Integritas: Menjunjung tinggi kejujuran ilmiah serta menjauhi tindakan destruktif.
Apresiasi dari Pimpinan Kampus
Mewakili civitas akademika, Direktur PNL Dr. Ir. Rizal Syahyadi, S.T., M.Eng.Sc., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran dua pimpinan aparat keamanan tersebut di tengah mahasiswa baru.
Pria yang akrab disapa Didi ini menegaskan bahwa pembekalan tersebut menjadi fondasi krusial bagi para mahasiswa. Ia berharap para lulusan PNL ke depan tidak hanya unggul secara kecerdasan dan keterampilan teknis, melainkan juga tumbuh menjadi pribadi berkepribadian tangguh yang mencintai bangsanya.









