BENER MERIAH – PT Bank Aceh Syariah resmi mengoperasikan gedung kantor baru untuk Kantor Cabang Pembantu (KCP) Simpang Balik, Kabupaten Bener Meriah, sejak awal pekan lalu, Senin (8/6/2026). Langkah relokasi kantor ini menandai komitmen Bank Aceh Syariah untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada para nasabah secara berkelanjutan.
Terhitung sejak tanggal peresmian tersebut, seluruh aktivitas operasional KCP Simpang Balik resmi berpindah ke Jalan Bireuen-Takengon Nomor 88, Desa Simpang Balik, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah. Alamat baru ini bergeser beberapa puluh meter dari lokasi kantor lama yang sebelumnya berada di nomor 108 pada ruas jalan yang sama.
Acara peresmian gedung baru ini dihadiri langsung oleh Direktur Kepatuhan Bank Aceh, Numairi, bersama jajaran direksi, Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, serta Ketua DPRK Kabupaten Bener Meriah, Muhammad Saleh. Unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, alim ulama, dan perwakilan nasabah setia juga turut menyaksikan prosesi pemotongan pita peresmian.
Sinergi Penguatan Ekonomi Daerah
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyampaikan apresiasi atas relokasi gedung operasional KCP Simpang Balik yang kini tampil lebih modern, nyaman, dan representatif.
Sinergi yang telah terjalin erat antara pemerintah daerah dan Bank Aceh khususnya dalam tata kelola keuangan daerah serta kelancaran penyaluran dana desa diharapkan semakin solid dengan ditunjang infrastruktur kantor yang mumpuni.
Kehadiran fisik kantor yang lebih strategis di jantung Kecamatan Wih Pesam ini diproyeksikan dapat mempercepat akselerasi ekonomi makro daerah. Salah satunya adalah mempermudah akses modal bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama sektor riil masyarakat Bener Meriah.
Dorong Ekspansi Aset dan Akses Digitalisasi
Langkah relokasi ini juga sejalan dengan kinerja korporasi Bank Aceh Syariah yang menunjukkan tren positif. Peningkatan kualitas fasilitas fisik ini diharapkan terus menyokong pertumbuhan total aset perusahaan, optimalisasi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), serta perluasan penyaluran pembiayaan produktif di sektor UMKM.
Di samping pembenahan aspek fisik kantor, Bank Aceh terus mendorong akselerasi transformasi digital. Berbagai layanan transaksi keuangan kini dikembangkan agar semakin praktis dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pelaku usaha di kawasan Dataran Tinggi Gayo yang membutuhkan solusi finansial yang cepat dan aman.
Manajemen Bank Aceh Syariah menegaskan bahwa relokasi KCP Simpang Balik merupakan bagian dari rencana strategis jangka panjang untuk tumbuh bersama masyarakat Aceh. Bank Aceh menyampaikan terima kasih atas loyalitas nasabah dan berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang prima, nyaman, dan senantiasa berpegang pada prinsip-prinsip syariah.[]


























