INTERNASIONAL

FBI dan Europol Resmi Tumbangkan Forum Hacker LeakBase

Otoritas internasional resmi menutup forum hacker LeakBase. Menyita ratusan juta data pribadi dan menargetkan 37 pengguna aktif di seluruh dunia. Simak rinciannya.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) bekerja sama dengan Europol resmi mengumumkan keberhasilan operasi internasional dalam melumpuhkan LeakBase, salah satu forum kriminal siber paling aktif di dunia. Forum ini dikenal sebagai pasar gelap utama bagi jual beli data hasil peretasan dan informasi sensitif milik jutaan pengguna global.

Dalam operasi besar-besaran tersebut, otoritas penegak hukum tidak hanya menyita domain utama seperti leakbase[.]ws dan leakbase[.]la, tetapi juga berhasil mengamankan basis data internal forum yang berisi rincian aktivitas para anggotanya.

Skala Kejahatan yang Masif

Hingga Desember 2025, LeakBase tercatat memiliki jangkauan global yang sangat luas. Data Europol mengungkapkan statistik yang mengejutkan:

Pengguna Terdaftar: Lebih dari 142.000 akun.

Interaksi: Sekitar 32.000 unggahan dan lebih dari 215.000 pesan pribadi.

Konten Ilegal: Ratusan juta kredibel akun, nomor kartu kredit/debit, hingga informasi perbankan hasil curian dari berbagai perusahaan besar di AS dan individu.

Berbeda dengan forum peretas lain yang bersembunyi di Dark Web, LeakBase secara berani beroperasi di open web sejak 2021, menjadikannya sumber daya yang sangat mudah diakses oleh para pelaku kriminal siber untuk melancarkan serangan lanjutan.

Perburuan Global: 37 Pengguna Utama Ditargetkan

Selain menonaktifkan infrastruktur situs, Europol melakukan tindakan tegas terhadap 37 pengguna paling aktif yang tersebar di berbagai negara, termasuk Australia, Belgia, Polandia, Inggris, hingga Amerika Serikat. Operasi ini melibatkan penangkapan, penggeledahan rumah, serta intervensi langsung.

“Kami mengirimkan pesan kuat bahwa tidak ada penjahat siber yang benar-benar anonim,” tegas Brett Leatherman, Asisten Direktur Divisi Siber FBI.

Jejak Rusia dan Aturan Internal

Meskipun infrastruktur situs telah disita, para peneliti keamanan mencurigai bahwa administrator utama LeakBase kemungkinan besar berbasis di Rusia dan masih bebas. Kecurigaan ini diperkuat oleh aturan internal forum yang secara tegas melarang penjualan atau publikasi data apa pun yang berkaitan dengan Rusia.

Europol mencatat bahwa proses de-anonimisasi terhadap banyak pengguna kini menjadi modal penting bagi penyidik untuk mengungkap jaringan kriminal siber yang lebih luas.

Ancaman yang Terus Berevolusi

Penutupan LeakBase dipandang sebagai kemenangan besar, namun para pakar memperingatkan kemungkinan munculnya platform baru untuk mengisi kekosongan tersebut. Meskipun demikian, penyitaan basis data forum ini memberikan pukulan telak karena menghilangkan arsip data curian yang selama ini menjadi modal utama serangan account takeover di seluruh dunia.

Saat ini, kedua domain utama LeakBase telah menampilkan pemberitahuan penyitaan resmi oleh pemerintah federal Amerika Serikat.[]

image_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts